13| Menjerat Pria Ala Nirmala

838 135 1
                                        

Nirmala membenturkan kepalanya pada meja di dalam kamarnya beberapa kali. Apa yang telah dia lakukan sebelumnya. Menolong pria yang terluka, menjanjikan akan menyembuhkannya, dan menggodanya. Apakah ia telah benar-benar tidak bermoral?

"Mala, Mala, Mala, kenapa kamu jadi gak tahu malu gitu, sih?" Nirmala membenamkan kepalanya pada tangannya yang terlipat di atas meja. kepalanya kembali memutar kejadian tadi tanpa diminta.

"Bagaimana jika saya memberikan tuan sapu tangan yang saya buat sendiri sebagai bayaran atas kesempatan itu, apakah sepadan?" Gajah Mada hanya mengerjapkan matanya dengan pelan, namun ekspresinya masih sama penuh perhitungan.

"Kamu tahu, saat di tanah musuh yang paling saya takuti adalah perempuan yang mengatakan hal seperti ini. Mengapa? Karena ketika saya lengah mereka akan menusuk saya."

"Apakah saya terlihat sebagai perempuan seperti itu?"

Nirmala mengangkat kepalanya. Memukul meja dengan kesal. "Tentu saja saya berbeda dengan mereka, saya tidak akan mengkhianati Mada." Namun, dia tidak mampun menjawab seperti itu tadi. Bukankah itu hanya akan terdengar seperti bualan?

"Tuan, kadang kamu tidak bisa menilai perbuat baik seseorang sebagai bentuk lain dari penyesatan." Nirmala berkata dengan benar, seolah apa yang ia lakukan tidak memiliki maksud tersembunyi. "Jika kamu masih tidak percaya, bagaimana pun biarkan aku menyembuhkanmu dan setelah itu biarkan kamu menilai sendiri."

Pria itu terkekeh pelan penuh intimidasi, namun tak mengatakan apapun, membuat Nirmala sedikit mengernyit tak suka. "Tuan, bukankah terlalu berlebihan untuk menertawakan seorang wanita?" Nirmala berhenti sebentar hanya untuk melanjutkan dengan berbisik. "Kamu bisa membuatku patah hati jika terus seperti itu."



***
[28 Agustus 2021]

Huh ... hajatan dan covid, dua sisi berbeda?

Biru

Nirmala: Fall In Love SystemCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang