Nirmala hanya menatap Gajah Mada dengan sorot lembut dan penuh keyakinan, sebelum menyebutkan nama-nama pil obat dalam buntelan kainnya. Gadis itu membuka kotak kecil pertama. "Ini adalah pil pembersih racun tingkat lima." Nirmala menyodorkan tangannya ke depan, menggoyangkannya pelan, lalu beralih ke kotak kedua. "Ini adalah pil pemberhenti luka dalam."
"Pil penutup luka, pil puasa, pil penghilang rasa sakit, pila awet muda ..." Nirmala membereskan semuanya, membiarkan buntelan itu kembali menggantung ditangannya. "Apakah anda sekarang percaya, Tuan?" Nirmala menatap Gajah Mada dengan tak berdaya, seolah pria itu telah menggertaknya tanpa belas kasihan.
"Saya tidak memiliki pilihan lain, 'kan?" Gajah Mada bertanya dengan nada tak acuh yang membuat Nirmala segera menghampirinya. "Tentu saja kamu tidak memiliki pilihan lain."
Nirmala membiarkan pria itu duduk di depannya dengan posisi ternyaman yang tidak akan membuatnya merasakan banyak kesakitan atau keluhan apa pun, namun wajah pria itu menadakan bahwa ia telah memukulnya dengan kejam. Ada apa dengan wajah itu?
"Saya harus memeriksa kondisi, Tuan." Nirmala menunggu izinnya namun pria itu hanya duduk dengan ekspresi gelap. "Maaf." Nirmala mengambil tangan Gajah Mada untuk mengecek denyut nadinya, meski pun ia tidak mengerti alasan dibalik tindakannya.
"Sistem, cepat diagnosis pria ini."
Kening Nirmala mengernyit saat napas pria itu semakin terengah. Dia hanya memegang tangannya, namun pria ini bertindak seolah dia baru saja menusukan pisau kedadanya. "Sistem!"
[Kekuatan spiritual Gajah Mada saat ini tidak stabil. Tubuhnya mengalami luka dalam dan terkena racun dewi bulan.]
***
[27 Agustus 2021]
Stres banget sama tugas analisis, buat dokumen, dkk.
Biru
KAMU SEDANG MEMBACA
Nirmala: Fall In Love System
RomancePPKM darurat yang diberlakukan dan pandemi yang tak surut ditambah tugas kampus yang menggunung membuat Nirmala ingin lari dan menciptakan dunia sendiri. Di tengah-tengah kewarasannya yang menurut Nirmala tak dapat lagi dipertahankan karena ia meras...
