20| Aku Memang Sangat Pintar

639 109 6
                                        

Nirmala menalikan tali kekang kuda di pohon yang berada di samping gua dan  tertutup oleh semak-semak tinggi. Kedua tangannya memegang bungkusan kain. Dia melangkah hati-hati ke pintu gua. "Tuan, saya datang kembali." Nirmala mengumumkan kedatangannya, takut jika tiba-tiba ditikam.

Tak mendapat jawaban, Nirmala tak berkecil hati. Dia dengan semangat masuk ke dalam gua. Memasuki bagian terdalam gua. Senyumnya melebar saat melihat Gajah Mada yang tengah duduk di depan api yang menyala dengan umbi yang tengah dibakar. Nirmala pikir ini sudah jam delapan pagi, namun udara masih sangat dingin.

"Tuan, lihat saya membawa apa?" Nirmala langsung duduk di samping pria itu. Memperlihatkan isi dari setiap bungkusan kain yang dibawanya. "Apakah kamu lapar?" Nirmala memberikan bungkusan nasi dengan lauk tumis kangkung dan ayam yang dimasak bersama rempah-rempah.

"Kamu harus memakannya, saya memasak ini sendiri, dan sudah memastikan bahwa tidak beracun sedikit pun." Tentu saja itu hanya kebohongan, namun Nirmala mengatakan dengan nada meyakinkan sehingga terlihat jujur. Gadis itu kemudian memaksa Gajah Mada untuk menerimanya. "Makanlah, setelah itu aku akan memberikan obat pengurang rasa sakit."

"Terima kasih."

Senyum Nirmala semakin lebar saat mendengarnya. "Jangan sungkan." Teruslah menjadi manis. Nirmala melanjutkan di dalam harinya.

[Selamat, niat baik naik menjadi 5%]

"Kenapa hanya 5%? Aku sudah berusaha keras untuk membuatnya terkesan. Pria ini. Setidaknya beri aku 10 persen, ah. Pria yang sulit." Nirmala menggelengkan kepalanya tak kentara, sedikit menyesal dengan betapa mahalnya pria ini. "Jika satu kali memberi makan bisa menaikan niat baik 5%, jika aku mengirimnya 10 kali dalam sehari bukankah niat baiknya kan menjadi 50%? Dengan begitu aku hanya membutuhkan dua hari untuk menyelesaikan misi."

[ ...]

"Aku memang sangat pintar." Nirmala merasa banggga dengan apa yang dia pikirkan.

[Tuan rumah anda benar-benar sesuatu.]

[Terlalu naif. Apakah Gajah Mada terlihat seperti orang yang bisa disogok dengan makanan. Bahkan pencinta kulinerpun tahu kapan bisa menilai dengan benar dan curiga.]

Nirmala mengabaikan sistem. Sekarang Nirmala menyadari bahwa sekumpulan data bahkan lebih ribet dan logis dari pada manusia. Sangat menyebalkan.


***
[20 September 2021]

Hari ini si ganteng ada di UN💜

Biru

Nirmala: Fall In Love SystemCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang