| 2 | Bertemu kembali

1.3K 127 7
                                        

"sekeras apapun aku melupakannya, aku tidak bisa."

ㅅ.ㅅ

Seminggu berlalu sejak pertemuan tidak terduga itu terjadi. Hera menjalani kehidupannya seperti hari hari biasa, hanya saja morning sickness selalu menguras tenaganya setiap pagi. Apapun makanan yang masuk kedalam perutnya pasti akan keluar lagi. Sangat menyiksa.

Seperti makan siang hari ini, baru beberapa suap makanan masuk kedalam perutnya, Hera sudah sangat mual dan memuntahkan kembali makanan yang baru dicerna.

"Kalau sakit kenapa bekerja. Seharusnya dirumah saja, apa perlu aku antarkan kedokter?" Tanya Jingoo khawatir.

"Aku hanya terkena gangguan pencernaan." Jawabnya acuh.

Jingoo masih menatap Hera yang sibuk merilis berita baru. Wajah perempuan itu pucat dan sedikit tirus, itu membuat Jingoo khawatir. Tidak biasanya Hera seperti ini. Ingin sekali Jingoo bertanya, tapi akan sia sia. Hera tidak akan menjawabnya dengan serius.

Akhir akhir ini dunia entertainment sangat panas. Banyak skandal skandal bermunculan,membuat stasiun televisi, stasiun berita sangat sibuk dan berlomba lomba membuat artikel yang menarik pembaca.

Begitu juga dengan karyawan Dae station, sebagian karyawan banyak yang lembur hanya untuk mengerjakan pekerjaan mereka yang menumpuk. Dan salah satunya adalah Hera.

Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam, gedung Dae station sudah sepi dan gelap hanya ada beberapa karyawan lagi yang tinggal dan security dilobby gedung.

Hera sedikit menyesal menolak tawaran pulang bersama Jingoo. Dia sangat lelah hari ini, ditambah dengan makhluk kecil yang ada diperutnya sekarang membuat Hera sedikit kewalahan mengatasinya. Makhluk kecil itu selalu menolak makanan yang dimakan Hera membuat perempuan itu sedikit frustasi.

Bus terakhir sudah berlalu dihadapannya beberapa menit yang lalu. Hera tidak berniat menaikinya. Lebih tepatnya Hera tidak berniat pulang, tubuhnnya terlalu lemas hanya untuk berdiri.

Seiring dengan tubuhnya yang lelah, kelopak matanya pun mulai menutup dan terbuka dengan sendirinya. Sampai sebuah tangan menyanggah kepalanya agar tidak terjatuh.

Hera tersentak dan membuka matanya lebar lebar. Dihadapannya seseorang dengan pakaian serba hitam dan topi serta masker yang melindungi wajahnya.

"Kau terlihat kelelahan."

Deg.

Suara bariton itu mengalun ditengah kesunyian malam. Hera langsung mendongak memastikan praduganya. Dalam hati ia berharap ini hanya mimpi, Hera tidak ingin bertemu dengan pria itu lagi.

"K-kau."

Hera langsung berdiri dari duduknya dengan tiba tiba, tapi dewa keberuntungan sedang tidak berpihak kepadanya. Bahkan Hera tidak bisa menopang tubuhnya sendiri, dan beralih jatuh kedalam pelukan pria dihadapannya. Manik mereka berdua bertemu sebentar sampai kesadaran Hera benar benar habis.

Baekhyun mulai panik dan menepuk nepuk pelan pipi Hera. Yang pertama kali ia rasakan adalah dingin. Tubuh Hera sangat dingin, buru buru Baekhyun menggendong tubuh Hera menuju mobilnya. Baekhyun meletakkan Hera di kursi samping kemudi, ia sangat panik melihat wajah Hera yang sangat pucat.

Beautiful MistakeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang