Seperti yang Hera katakan keinginan Siwo hanya keinginan semata. Buktinya putranya itu sudah tidak pernah mengatakannya lagi dan sekarang Siwo lebih sering bersama Baekhyun di studio mini milik Baekhyun.
Memang buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Siwo memiliki suara yang merdu sama seperti ayah dan ibunya.
Jadi sebagai ganti hadiah ulang tahun yang diminta Siwo, Baekhyun membelikan sebuah gitar akustik pada putranya dan biasanya jika para member sedang berkumpul maka Siwo akan selalu berdekatan dengan Chanyeol.
Seperti sekarang rumah besar Baekhyun dan Hera begitu ramai karena para member berkumpul disana beserta para wanitanya. Tidak semua hanya ada Chanyeol, Kyungsoo, Jongdae karena yang lain memiliki kesibukan masing masing.
"Paman Chan, bagaimana dengan yang ini ?" Tanya Siwo.
"Ini letakkan jari mu seperti ini." Chanyeol memperagakan jarinya saat membentuk kunci A pada senar gitar.
"Wah kau cepat tanggap." Puji Chanyeol yang dibalas cengiran oleh Siwo.
Chanyeol melirik kekanan kiri memastikan tidak akan ada yang mendengar pertanyaan yang akan ia ajukan pada putra Byun Baekhyun ini.
"Jadi, Siwo sudah tidak menginginkan adik ?" Tanya Chanyeol dengan alis yang terangkat.
Siwo yang tadinya fokus pada gitarnya langsung mendongak menatap Chanyeol.
Pria kecil itu memampangkan wajah cemberut, "Percuma saja jika Siwo tetap ingin, Appa tidak akan memberikannya." Jawab Siwo sedikit kesal sembari melirik Baekhyun yang sedang mengobrol bersama Kyungsoo dan Jongdae.
Tawa Chanyeol tidak bisa lagi disembunyikan, wajah kesal Siwo benar benar mirip dengan Baekhyun.
Chanyeol menyeka air matanya yang keluar karena tawa, "Kalau begitu tunggu saja sampai si Byun Baekhyun itu tidak sengaja membuatnya."
Plak.
"AW !" Chanyeol sontak memegang kepalanya yang di pukul oleh istrinya sendiri.
"Jaga ucapan mu didepan anak anak Park Chanyeol."
Siwo menutup mulutnya menahan tawa melihat wajah melas yang Chanyeol tunjukan pada Seungwan.
"Jangan dengarkan apa yang paman mu katakan Siwo." Wanita itu beralih duduk disebelah Siwo lalu membisikkan sesuatu. " Pinta saja lagi pada Eomma mu jika kau menginginkan adik, Eomma mu itu pintar sekali membujuk Appa mu." Lanjut Seungwan sambil melirik Hera yang sedang berjalan menuju kemari.
"Benarkan Hera ?" Tanya Seungwan dengan senyum jahilnya.
Hera yang tak mengerti hanya mengerutkan keningnya, "Apa ?" Tanyanya bingung namun hanya dibalas dengan dua tatapan jahil dari pasangan suami istri itu.
"Kalian merencanakan sesuatu ?" Pertanyaan Hera kompak dijawab gelengan oleh keduanya.
Dan Siwo yang menatapnya binar.
Ada apa ini sebenarnya ? Wajib Hera waspadai.
ㅅ.ㅅ
"Eomma, Appa—" Shia menujuk kearah kamar mandi yang ada didekat dapur. Dimana Baekhyun terbirit memasuki kamar mandi dan langsung memuntahkan isi perutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Beautiful Mistake
Romance"kau tahu kejahatan terbesar kita setelah menjadi idol?" "Jatuh cinta. Karena saat jatuh cinta kita akan mematahkan ribuan hati yang tulus mencintai kita." Start writing : August 2021 Finish : April 2022
