"kau tahu kejahatan terbesar kita setelah menjadi idol?"
"Jatuh cinta. Karena saat jatuh cinta kita akan mematahkan ribuan hati yang tulus mencintai kita."
Start writing : August 2021
Finish : April 2022
Perkataan Chaeyi sukses membuat Baekhyun membeku ditempat. Apa ini alasan wanita itu membuat Hera pergi jauh darinya ?
Semuanya terasa abu abu, Baekhyun terlalu larut dengan empat kata yang mampu membuatnya kehilangan kata kata tidak bisa berbuat apapun sampai bunyi dentuman kursi yang ditendang membuatnya tersadar.
Baekhyun memerontak lebih kuat saat Hera dihempas ke dinding tanpa perasaan. Walaupun Chaeyi membelakangi mereka, Baekhyun masih bisa melihat apa yang dilakukan wanita itu pada istrinya.
Baekhyun berteriak dan memberontak keras dikukungan anak buah Chaeyi kala wanita gila itu mencekik Hera.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"LEPAS SIALAN !"
Jingoo pun melakukan hal yang sama namun kekuatan mereka tidak sebanding dengan tiga orang pria berbadan besar yang menahan mereka.
Baekhyun bisa melihat wajah Hera yang memerah karena kehabisan nafas. Ia lebih memberontak kuat sampai ia merasakan rasa sakit di punggungnya saat orang orang itu memukul punggungnya dengan kayu.
Pria itu sudah menangis, meratapi dirinya yang tidak berguna. Nyawa istrinya sedang berada diujung tanduk dan ia sama sekali tidak bisa melakukan apapun.
Suara sirine polisi menghentikan kegiatan Chaeyi, Hera berebut mengambil oksigen masuk kedalam paru parunya. Chaeyi menoleh kesekitar.
"Sial."
Anak buahnya menatap satu sama lain, seperti ketakutan saat mendengar sirine polisi. Satu anak buahnya berlari keluar, melarikan diri tak lama sebagaian dari mereka mengikuti temannya untuk kabur.
"YA MAU KEMANA KALIAN !" Teriak Chaeyi saat melihat satu persatu anak buahnya keluar melarikan diri. Tidak mau membuang waktu ia mengambil sesuatu dari sakunya.
Setidaknya jika ia masuk penjara dendamnya sudah terbalaskan. Manik Hera mengikuti mengikuti pergerakan Chaeyi. Wanita hamil itu beringsut ketakutan saat Chaeyi mengeluarkan pisau dari saku jaketnya. Tangannya yang diikat dibelakang membuatnya sulit untuk memberontak.
Seringai penuh kebencian itu terukir bersamaan dengan ayunan pisau yang akan menusuk perutnya. Hera menggeleng kuat dan berteriak, jantungnya berpacu sangat cepat.
Slep...
Chaeyi menoleh saat seseorang menahan pisau yang hampir mengenai perut besar Hera.
Baekhyun, pria itu mengenggam pisau yang ingin menusuk perut Hera. Dengan rahang yang mengeras dan mata yang memerah, pria itu berdiri diantara kedua wanita itu. Hera menatap kebawah dimana tangan Baekhyun menggenggam pisau tepat didepan perutnya.
Chaeyi menarik pisau itu tanpa perasaan membuat tetesan darah jatuh dilantai semen.
Detik berikutnya seseorang menarik lengannya dan memborgolnya.