| 8 | Bubble tea

968 86 4
                                        

I've been waiting
My whole life for love
-Holding on. Se.A

ㅅ.ㅅ

Merasa ada sesuatu yang mendesak punggungnya Baekhyun terpaksa membuka matanya, melihat sekeliling kamar yang masih gelap. Saat ia ingin berbalik, sebuah lengan kecil yang melingkar dipinggangnya membuatnya urung untuk berbalik.

Disana dibalik punggung lebarnya, wanitanya tertidur dengan kening yang bertumpuh pada punggungnya, menjadikan punggung lebar itu sebagai tameng. Baekhyun bisa merasakan hembusan nafas teratur menerpa punggungnya yang berlapis kain tipis, rasa hangat menyelimutinya saat ini.

Jika bisa ia ingin waktu berjalan lambat sekarang. Hatinya merasa hangat dan nyaman saat Hera selalu memeluknya dari belakang ketika tidur walaupun wanita itu tidak sadar saat memeluknya. Dipegangnya tangan wanita itu yang berada dipinganggnya lalu dengan perlahan ia berbalik menghadap sang wanita.

Dilihatnya sebentar sebelum akhirnya ia membenarkan posisi tidur wanita itu menjadi kedalam pelukannya. Jemari lentik menyingkirkan helaian rambut yang berjatuhan menutupi wajah wanitanya, lalu diciumnnya kening mulus itu sebentar dan terakhir telapak tangannya mendarat diatas perut Hera, menyapa calon buah hatinya lembut sampai ia ikut tertidur kembali.

Entah berapa lama ia kembali tertidur sampai suara barang terjatuh mengusiknya.

"Mian aku tidak bermaksud membangunkanmu." Ucap Hera menyesal kemudian ia mengambil cart name perusahaannya yang sempat meleset dan jatuh dari dalam tasnya.

Baekhyun yang belum sadar dengan ada yang terjadi masih diam saja mengikuti setiap gerak wanitanya yang sedang bersiap siap seperti ingin pergi bekerja.

Tunggu. Apa bekerja ?!

Sadar sepenuhnya pria itu langsung bangkit dari ranjang menghampiri Hera yang sedang membereskan tasnya.

"Kau ingin kemana ?"

Padahal tanpa ditanya pun pria itu tau Hera akan pergi bekerja. Melihat wanita itu sekarang mengenakan setelan blouse berwarna navy.

"Aku ? Em- aku akan pergi bekerja." Balasnya cepat dan tenang, berbeda dengan Baekhyun yang seperti ketar ketir.

Dua Minggu sejak tinggal bersama Baekhyun, pria itu melarangnya untuk pergi bekerja dengan alasan diluar sana berbahaya. Sejenak Hera berpikir benar apa yang pria itu katakan, tapi setelah kembali berpikir ia masih menjadi seorang reporter dan tidak mungkin kalau Hera meninggalkan pekerjaannya begitu saja.

Setidaknya ia akan menyelesaikan perkerjaannnya yang tertunda terlebih dahulu sebelum memilih untuk mengundurkan diri dari perusahaan.

Hera menyadari kekhawatiran pria yang masih berdiri disampingnya. "Tenang saja mereka tidak mengenalku. Tidak ada yang mengenalku." Katanya meyakinkan Baekhyun.

"Aku berjanji ini yang terakhir kalinya. Setelah itu aku akan mengundurkan diri dari perusahaan setelah pekerjaanku yang tertunda selesai." Mohon Hera pada Baekhyun.

Pria itu hanya diam tanpa menjawab dan berlalu masuk kedalam kamar mandi. Hera menundukan kepalanya, ia tau jawabannya adalah tidak, tapi hari ini ia benar benar ingin berangkat kerja hari.

Sedangkan dibalik pintu kamar mandi Baekhyun meyakinkan dirinya 'ini yang terakhir. Dia tidak akan terluka'. Sejujurnya pria itu bisa saja melarang Hera agar tetap didalam apartemennya tapi ia juga tidak ingin egois. Hera seperti ini karenanya jadi apapun resikonya ialah yang harus siap melindungi Hera.

Beautiful MistakeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang