VOTE+KOMEN
🎶RECKLESS||MEDISON BEER 🎶
"Aku ingin kembali bersamamu, ingin kembali memelukmu, ingin kembali mencium dahimu, dan satu-satunya cara untuk bertemumu hanyalah dengan kematian, mari kita bersama abadi dialam kedua"
"Ustadz Dzaki"
Ustadz dzaki kritis.
Dokter sedang berusaha keras didalam UGD tersebut, peluru itu menembus dan mengenai jantung ustadz dzaki, hidup dan matinya hanya ditangan sang kuasa, semua orang hanya mendoakan saja.
Diluar sana nadhira menangis tersedu-sedu, ia merutuki dirinya sendiri yang dengan bodoh menyusun rencana balas dendam yang seharusnya tak ia lakukan.
Sedangkan di IGD dirga juga tak kalah parahnya, tadi saat sampai dirumah sakit dirga pingsan, nyeri dibagian belakang kepalanya membuat lelaki itu tumbang.
"Udah nadh, ayah lo baik baik aja kok percaya sama gue" ucap nora menenangkan, namun nadhira malah semakin menjadi menangisnya.
"Aku yang salah nor, aku yang salah hiks gara-gara aku ayah begini, seharusnya aku gak balas dendam segala"
"gue udah sering ngingetin lo nadh, pikirin ini baik-baik, pikirin resikonya tapi lo gak pernah mau dengerin gue dulu, dan inu risikonya lo harus terima" nora benar, seharusnya nadhira pikirkan ini baik baik terlebih dahulu, seharusnya nadhira menyiapkan semuanya matang-matang.
(灬♥ω♥灬)
"Saya dimana?" gumam ustadz dzaki ia sadar betul jika ini bukan diruang UGD tempat ia dirawat.
"Mas"
"Mas..." ustadz dzaki menoleh menatap kebelakangnya, disana berdiri wanita cantik lengkap dengan jilbab dan pakaian putihnya, wanita itu tersenyum manis menatap ustadz dzaki.
"A-ayla?"
"Ini aku mas..." ujar ayla dengan suara lembut, suara itu seakan menghipnotis ustadz dzaki.
Pria itu mendekat kearah ayla berdiri, lalu menggengam tangan putih mulus itu.
"Aku rindu mas" ujar ayla
"Aku juga rindu sama kamu kirana" dzaki melepaskan genggamannya ditangan ayla lalu memeluk wanita itu kian erat serta mencium lama kening ayla.
"Aku pengen bareng kamu lagi" lirihan ustadz dzaki mengalun ditelinga ayla.
"Kita bakal bareng-bareng mas" balas ayla
"Mulai sekarang kita bakal bareng terus"
"Gak ada yang misahin kita"
"kita bakal abadi bersama, kita bakal bersatu selamanya tanpa ada yang bisa misahin kita bahkan maut sudah tak bisa memisahkan kita lagi, aku mau sama kamu selamanya mas selamanya"
"Sekarang saatnya mas, ayo ikut ay dan setelah itu kita bakal bersama selamanya"
Ustadz dzaki diam namun kakinya ikut melangkah mengikuti ayla.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERFECT NADHIRA [END]
General Fiction[Follow sebelum baca] [Cerita ini hanya untuk orang-orang yang bermental baja] Dendam dari masalalu belum usai! Nyawa dibalas nyawa! Kematian harus dibalas kematian! Anissa Khalisa Nadhira atau yang biasa dipanggil nadhira, siapa yang tahu gadis sep...
![PERFECT NADHIRA [END]](https://img.wattpad.com/cover/275418573-64-k906774.jpg)