VOTE+KOMENT
Dalam hati kalian pasti bilang begini
"Ini authornya pas part 7 ngelarang pacaran, eh sekarang masa ada adegan kissing, nadhira juga gak setaat dulu "
-gimana ya jawabnya? masalah nya part 7 ditulis alana, catet ya ALANA bukan AMEL.
-dulu emang iya alana yang bantu nulis cerita ini, tapi kan sekarang cerita ini sudah menjadi hak aku sepenuhnya tanpa campur tangan alana,so terserah aku dong:v apa ga terima? Ya saya ga peduli.
🎶HERE'S YOUR PERFECT||JAMIE MILLER🎶
"KITA SEDARAH, BEDANYA KAMU DIANGGAP
AKU TIDAK"
-Tiara-
Flashback 22 tahun yang lalu
"Biar gue yang urus dia la" titah fadlan membuat ella mengangguk lalu keluar dari sana.
"Badan lo bagus juga buat main-main, gimana kita main main sebentar?" ajak fadlan membuat moza menegang lalu menggeleng dengan cepat "Jangan apa-apain saya, saya mohon" pinta moza yang dibalas kekehan oleh fadlan.
"Enak aja, ayo buka bajumu" titah fadlan membuat moza menggeleng kuat kuat membuat fadlan geram
"Gue bilang buka sialan!" bentak fadlan membuat moza menunduk
'Ya allah lindungilah hambamu ini, saya gak mau dikotorin ya allah, ini bukan salah saya, saya gak salah apa-apa, sesungguhnya engkaulah yang maha mengetahui dan melihat' batin moza
"Oh lo gak mau bukain ya?" moza menggeleng
"Kalau gitu biar gue yang buka" fadlan mendekat membuat moza mundur namun sialnya dibelakang moza terdapat sebuah kursi kayu tua yang membuatnya tak bisa mundur lagi.
Dan malam itu adalah malam yang paling mengerikan bagi seorang gadis bernama lengkap Moza Kiara Angelica, kehormatannya direnggut,ia kotor, ia dicampakkan, dibuang keluarganya, dibenci orang tuanya, dijauhi sahabatnya.
Miris bukan?
Lelaki yang menghamilinya menikahi wanita lain dan hidup bahagia, sedangkan dirinya? Ia hidup susah, berjuang mati-matian demi hidupnya dan anak yang ada dikandungannya, pernah moza meminta pertanggungjawaban dari fadlan?
Tentu pernah.
Bahkan sering.
"Fadlan tolong, kalau kamu gak bisa nerima saya, tolong terima anak yang ada dikandungan saya!!" moza berteriak mengetuk pintu rumah fadlan yang baru saja ditutup, dengan keras oleh pemiliknya.
"Dia bukan anak Gue! Gue gak sudi punya anak dari lo" sahut fadlan dari dalam
"Hiks cuma kamu yang pernah menyetubuhi saya, cuma kamu yang mengambil mahkota saya fadlan!! kamu gak punya hati? dimana jiwa kemanusiaan kamu fadlan? dia darah daging kamu, dia anak kamu, seharusnya kamu punya hati dlan, saya gak minta kamu nikahin saya, tapi tolong terima anakmu hiks" moza terduduk seraya menangis didepan pintu, beberapa saat kemudian pintu terbuka, menampakkan tina, ibu dari fadlan dan ayla.
"Bangun nak" mama tina tersenyum tulus kepada moza membuat wanita itu dengan cepat memeluknya.
"Sudah sudah jangan menangis, ayo ikut mama" tina menghapus air mata yang mengalir dipelupuk wajah moza lalu membantu wanita yang sedang hamil 6 bulan itu untuk bangun.
"Maafkan kesalahan fadlan nak, mama gak tau kenapa fadlan berbuat seperti itu kepada kamu, maafkan anak mama, maafkan dia" tina memohon seraya menangis membuat moza ikut menangis juga.
"A-aku gak papa kalau fadlan gak bisa nikahin aku ma, tapi aku mohon banget,tolong anggap anak aku dan akui dia, aku tau dia udah nikah sekarang,tapi tolong akui anak aku" pinta moza.
"Mama gak bisa jamin nak, tapi mama janji bakal memenuhi kebutuhan anakmu sampai dia dewasa kelak, mama janji" dan hanya dengan itu tiara langsung terdiam dan mengangguk, ia tak mencari apapun kepada fadlan, ia hanya meminta agar putri nya dianggap dan diterima dikeluarga ayah kandung nya.
Hari-hari berganti semakin lama usia kandungan moza semakin membesar, sekarang ia sudah memiliki tempat tinggal yang layak dan juga memiliki seorang asisten rumah tangga dan satu sopir, tentu itu semua diberikan oleh mama tina yang selama ini selalu memenuhi kebutuhan moza.
Dan pada hari itu moza melahirkan seorang putri yang cantik dan jelita,kulitnya berwarna putih seputih salju, matanya terang seindah bulan, serta rambutnya yang tebal membuat moza gemas sendiri, maka dari itu ia menamakan putri nya dengan nama Tiara Angelica, sebuah permata yang harus ia jaga sampai putri nya besar kelak.
Moza menemani tiara dari ia belajar meningkap, duduk, merangkak, hingga berjalan, tiaranya sangat manis, tiara nya sangat cantik jelita.
"Anak bunda kalau udah gede mau jadi apa sayang??" tanya moza kepada tiara membuat balita itu bertepuk tangan seraya menunjuk moza "Nda!! Nda! La mo adi nda!!" ujarnya membuat moza gemas lalu mencium pipi putrinya dengan sayang
"Tiara pinterr nanti kalau udah gede harus jadi anak baik ya? nanti tiara harus jadi anak yang berprestasi okay?"
"ote heheheh" sahut anak itu seraya tersenyum kearah ibunya.
Ada satu hal yang membuat moza sedih sekaligus marah, yaitu saat tiara masuk TK, saat itu teman-temannya sering diantar jemput oleh ayahnya masing-masing, dan hal itu juga membuat moza harus membohongi tiara setiap hari saat anak itu menanyakan tentang ayahnya.
"Bunda cantikk, papa mana?" tanyanya
"Papa rara ada kok, tapi papanya rara lagi pergi jauh dan gak bisa nemenin tiaraa, jadi rara sama bunda aja ya?" bohong kalau hati moza tak sakit,bohong jika moza tak menangis, ia sedih sangat.
Saat orang lain memiliki keluarga lengkap, anaknya tidak, saat yang lain bahagia,moza tidak.
Hal itu membuatnya depresi dan stres, moza benar-benar sudah tak tau lagi bagaimana cara membujuk fadlan untuk menerima tiara, yang dilakukan pria itu hanya mengiriminya uang perbulan, menemui bahkan berjumpa dengan anaknya saja fadlan tak mau.
Tepat saat tiara berumur 10 tahun, moza meninggal karena sebuah tabrakan yang melibatkannya, hal itu membuat tiara menangis berhari-hari, bundanya meninggal, dan tiara hidup sendiri sampai ia menjadi gadis sedewasa sekarang.
Dikamar ibunya ia menemukan sebuah buku diary yang merupakan curahan hati ibunya, terdapat banyak nama orang dimasalalu ibunya disana, namun nama sang ayah tak pernah ibunya cantumkan, hanya sebatas "pria brengsek" tanpa nama.
Awalnya tiara sempat curiga kepada ust dzaki, namun kecurigaannya itu ia kubur dalam-dalam saat mengetahui karakter asli ust dzaki, tiara super yakin ayah kandungnya bukan ust dzaki.
Hari itu tiara mengutuskan seseorang untuk mencari tau identitasnya.
TO BE CONTINUED
Nulis part ini sedih, sekaligus kecewa sama fadlan, padahal aku yang bikin karakternya begini, eh aku juga yang kecewa 😌
Dah ah gamau banyak omong.
See uu 🍒🍒
Salam sayang dari amell terkasih 😙
KAMU SEDANG MEMBACA
PERFECT NADHIRA [END]
General Fiction[Follow sebelum baca] [Cerita ini hanya untuk orang-orang yang bermental baja] Dendam dari masalalu belum usai! Nyawa dibalas nyawa! Kematian harus dibalas kematian! Anissa Khalisa Nadhira atau yang biasa dipanggil nadhira, siapa yang tahu gadis sep...
![PERFECT NADHIRA [END]](https://img.wattpad.com/cover/275418573-64-k906774.jpg)