Kapten☠️
Mau lanjutin SMA kemana?
Queenby
Aileen mau ke Starshine National Highschool, Alven. Kalau Alven?
Kapten☠️
Sekolah bareng mau?
Detik itu juga Aileen langsung melempar ponselnya ke sembarang arah, kemudian berteriak sekencang mungkin untuk menyalurkan kebahagiaannya.
"Berisik, Dek! Tidur!"
Aileen berdecak sebal mendengarnya. Itu pasti suara dari kamar sebelah, Aleo Kingby Aldinata. Cupu sekali Abangnya, masa jam sembilan malam sudah tidur.
Aileen kembali mengambil ponselnya yang tergeletak mengenaskan di atas kasur. Kemudian kembali membalas chat dari Alven.
Queenby
MAUU!
Mau banget, Alven ....
Kapten☠️
Emangnya gak bosen dari TK bareng terus sama aku?
Queenby
Nggak, dong! Aileen malah seneng banget bisa sama Alven terus hihi.
Kapten☠️
Sama. Rasanya hambar kalau sekolah tanpa penyemangat.
Queenby
Aileen penyemangat Alven?
Kapten☠️
Iya.
Sudah cukup, Aileen tidak kuat menahan kebaperan ini! Kalau di teruskan bisa-bisa jantungnya loncat, minggat dari tempatnya.
Gadis itu memutuskan untuk mematikan ponsel dan merebahkan tubuhnya. Bibir tipisnya melengkung membentuk sebuah senyuman, membayangkan betapa menyenangkannya jika masa putih abu-abunya akan kembali diwarnai oleh Alven Ezhard Nerithone. Lelaki yang sedari kecil sudah bersamanya.
Aileen dan Alven sudah menjalani hubungan selama kurang lebih dua tahun. Bukan sebagai teman, sahabat, kekasih, apalagi FRIENDZONE. Mungkin bisa dibilang sebagai komitmen, namun ini jauh dari itu.
Mungkin teman hidup, haha.
Akhir-akhir ini kehidupan Aileen terasa semakin sempurna. Walaupun sudah berteman lama, Alven masih bersikap dingin dan ketus padanya. Namun tidak untuk sekarang. Lelaki itu sudah mulai terang-terangan melontarkan kalimat manis atau bahkan cinta padanya. Membuat Aileen tidak ragu lagi jika Alven memang mencintainya.
Cintanya tidak sepihak.
***
Satu bulan ini Aileen dan Alven sudah jarang bertukar pesan apalagi bertemu. Keduanya sama-sama sibuk mempersiapkan diri untuk daftar ke Starling National High School. Sekolah menengah atas impian semua orang. Surga dunia untuk para siswa.
Perlu di garis bawahi, masuk ke Starling National Highschool membutuhkan nilai yang tinggi. Hanya orang-orang jenius yang bisa masuk ke dalamnya.
Tak ada kata selain bahagia yang mampu mendeskripsikan Aileen saat melihat pengumuman peserta di terima dari ponselnya. Ia memekik girang saking senangnya, di terima di sekolah impiannya sedari kecil merupakan salah satu pencapaian terbesar Aileen.
"Alven! Aileen di terima! Alven gimana?" tanya gadis itu tanpa mengalihkan pandangan dari benda pipih kesayangannya, hingga tak menyadari bahwa Alven sudah melayangkan senyum getir.
Keduanya sedang berada di lapangan tempat Aileen menyatakan cintanya dua tahun yang lalu. Sengaja, ingin melihat pengumuman bareng katanya.
"Kalau Aileen sekolah tanpa Alven gak papa, kan?"
KAMU SEDANG MEMBACA
BUKAN Friendzone!
Teen Fiction"Alven! Aileen suka sama Alven!" "Aku gak mau pacaran, Aileen. Kita masih kecil." *** "Kita udah beda SMA. Tunggu aku tiga tahun, ya?" "Emang penantian Aileen selama ini belum cukup, ya?" "Belum. Kita masih harus berjuang agar bisa benar-benar bersa...
