"Nyonya, apakah mau kopi?" Tanya sekertaris Mina.
"Ah, gwenchanhayo, aku akan ke pantry sendiri saja." Jawab Mina.
"Ne? Ke pantry sendiri? Apakah ada yang anda butuhkan nyonya?" Bingung sekertarisnya.
"Aniyo, hanya ingin mampir ke sana sekali kali." Jawab Mina.
"Ah, ne baiklah, nyonya." Sekertarisnya pun keluar dari ruangan Mina.
"Ahh aku sudah tidak sabar bertemu Jeongie." Mina senyum senyum sendiri.
.
.
.
"Mwo? Dipecat?" Kaget Mina.
"Ne, office girl itu sudah saya gantikan dengan yang lebih baik, nyonya. Dia memang tidak bekerja dengan baik hingga bisa bisanya dia menumpahkan minuman kepada anda. Terakhir kali dia juga datang terlambat, jadi saya memutuskan untuk menggantinya dengan yang lain." Ucap manager itu dengan begitu bangga pada tindakan yang telah ia ambil.
Mina hanya terdiam geram saat mendengarnya dan memutuskan untuk pergi begitu saja dari situ. Mina meraih ponselnya dan langsung menelpon Jeongyeon setelah sampai di ruangannya.
"Yeoboseyo?" Sapa Jeongyeon.
"Menagapa kamu tidak bilang kalau kamu dipecat?!" Tanya Mina.
"Oh, hi, sayang.. Ahh, kau sudah mengetahuinya ya hehehehe. Maaf deh, aku belum memberitahumu." Sesal Jeongyeon.
"Kenapa tidak bilang?? Akukan bisa membantumu untuk kembali bekerja disini." Tanya Mina.
"Aku menyadari sesuatu setelah keluar dari pekerjaan itu. Aku merasa bahwa aku jauh lebih berharga dari pada harus menjadi suruhan. Kamu tidak perlu khawatir, aku akan mencari pekerjaan lain secepatnya. Aku akan mencari pekerjaan yang aku sukai." Ucap Jeongyeon.
"Hmm.. Baiklah kalau begitu.. Datanglah ke tempatku sore ini, aku merindukanmu." Pinta Mina.
"Baiklah, aku akan ke sana nanti." Ucap Jeongyeon.
"Kalau begitu sampai nanti ya." Pamit Mina.
"Ne, sampai bertemu nanti, sayang.." Sahut Jeongyeon sebelum sambungan telepon mereka terputus.
"Pacarmu?" Tanya Sana.
"Ne." Angguk Jeongyeon.
"Sudahkan? Ayo lanjut lagi." Ajak Sana.
"Ne." Jeongyeon pun kembali meraih stik playstationnya dan kembali bermain bersama Sana.
.
.
.
Jeongyeon yang baru saja kehilangan pekerjaannya memanfaatkan waktu yang ia miliki untuk beristirahat. Setelah seharian menghabiskan waktu bermain bersama Sana, Jeongyeon pun saat ini memutuskan untuk pergi ke apartment Mina. Ia berjalan kaki selama 2 jam hingga akhirnya bisa sampai ke tempat tinggal kekasihnya itu. Saat di jalan, Jeongyeon membelikan setangkai bunga mawar untuk diberikan kepada Mina.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sunflower
FanfictionFull Chapter Love is easy. I love you, you love me, then let's live happily.
