Setelah berminggu minggu berada di luar negri, hari ini Nayeon dan Jeongyeon kembali ke Korea. Saat keluar dari pintu kedatangan, Nayeon langsung disambut oleh paparazi. Mengetahui hal itu akan terjadi, Jeongyeon sengaja keluar belakangan untuk menghindari keramaian. Disaat semua orang fokus kepada Nayeon yang sudah berjalan keluar dari bandara, Jeongyeon pun keluar dari pintu kedatangan bersamaan dengan penumpang yang lainnya. Hal itu membuat banyak orang tidak menyadari kedatangannya.
"Kasian." Jeongyeon terkekeh sambil melihat keramaian di ujung sana.
"Jeongyeon-ssi!!" Panggil beberapa orang yang ternyata masih berada di sana.
"Oh, hai!" Jeongyeon pun menghampiri mereka dan mengambil surat yang mereka berikan.
"Kamu sangat cantik!"
"Aku sangat menyukaimu!"
"Aku menantikan debut solomu!" Orang orang di sana begitu antusias bertemu dengan Jeongyeon.
"Terima kasih, terima kasih." Ucap Jeongyeon sambil tersenyum.
"Apa yang kalian lakukan? Cepat keluarkan ponsel kalian, aku takkan berdiri berlama lama disini. Para reporter itu akan menyadari kehadiranku." Ucap Jeongyeon yang membuat fans nya kegirangan.
Mereka pun mengambil gambar bersama Jeongyeon satu persatu.
"Kalian berlima saja?" Tanya Jeongyeon.
"Yeah, kami satu kampus." Jawab mereka.
"Ahh, begitu ya." Jeongyeon mengangguk angguk.
"Mari berbicara santai saja, supaya tidak ada yang curiga." Bisik Jeongyeon yang disambut tawa oleh kelima anak muda di depannya itu.
"Kami punya club untuk penggemarmu." Ucap salah satu dari mereka.
"Ah benarkah??" Kaget Jeongyeon.
"Yeah, ada sekitar 100 orang di forum online kami." Angguk mereka.
"Woahh keren sekali." Kagum Jeongyeon.
"Ya, sosial media kami juga diikuti puluhan ribu orang. Kami sering memposting info terkini dan foto foto dirimu." Cerita salah satu dari mereka.
"Astaga, guys kalian benar benar membuatku terharu." Jeongyeon terkekeh.
"Mari ikut aku, biarkan aku menraktir kalian kopi. Ayo semuanya ikut aku." Ajakan tak terduga Jeongyeon berhasil membuat mereka kegirangan.
Hari itu setelah berfoto bersama dan membelikan kelima anak remaja itu, Jeongyeon pun memutusnya untuk pulang ke rumahnya.
.
.
.
3 hari kemudian.
Jeongyeon melangkahkan kakinya menuju ke sofa di ruang tamu. Disana ia merebahkan tubuhnya dan bersantai. Saat ini ia sedang berada di sebuah rumah besar yang ia beli beberapa bulan lalu setelah bekerja bersama Nayeon. Penghasilan konser dengan nominal yang begitu besar membuat kehidupan Jeongyeon berubah 180°. Saat ini ia sudab tinggal di rumahnya sendiri dan sudah dapat memenuhi kebutuhannya serta keluarganya.
*drrrtt drrrtt
"Yeoboseyo?" Sapa Jeongyeon.
"Yeoboseyo.. Selamat siang nona Yoo, barusan saya sudah mendapatkan informasi dari 3 brand yang anda hubungi. Setelah membaca pengajuan sponsor untuk debut nona Yoo, ketiga brand itu mengabari bahwa mereka belum bisa bekerja sama dengan nona Yoo." Ucap orang dari seberang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sunflower
FanficFull Chapter Love is easy. I love you, you love me, then let's live happily.
