"Jadi kamu pindah kesini??" Tanya Mina sambil memasuki rumah Jeongyeon.
"Ne, uangku sudah cukup untuk membeli rumah sendiri." Angguk Jeongyeon.
"Woaaaa daebak.." Mina mengangguk angguk.
"Kamu maukan? Temani aku tinggal disini?" Tanya Jeongyeon.
"Kamu mengajakku tinggal bersama?" Kaget Mina.
"Ne, aku tidak akan membiarkan kamu di ambil orang lagi." Angguk Jeongyeon.
"Hahahaha, tentu saja aku takkan kemana mana lagi. Aku sudah kembali pulang ke pelukanmu." Mina pun memeluk Jeongyeon.
"Aku akan menjadi istri yang baik untukmu." Ucap Jeongyeon sambil mengelus kepala Mina.
"I-istri?!" Kaget Mina.
"Yeah, satu satunya mendapatkanmu untuk dirkku sendiri adalah dengan menikahimu. Dengan begitu kau takkan kemana mana lagi." Angguk Jeongyeon.
"Kamu tidak bertanya dulu padaku atau melamarku dulu mungkin?" Tanya Mina.
"Ah, tidak perlu. Aku tau kamu sangat mencintaiku." Jawab Jeongyeon dengan santai.
"Cih, dasar." Mina terkekeh.
"Oh iya, omong omong aku jadi ingat Sana. Apa kabar yah dia?" Tanya Mina.
"Ah iya ya, aku juga sudah lama tidak berkunjung ke apartementku yang lama." Jawab Jeongyeon.
"Ayo mampir kesana! Aku sudah lama tidak bertemu Sana. Dulu kita sering maim game bersama, kamu ingatkan?" Tanya Mina.
"Tentu saja." Angguk Jeongyeon.
Keduanya pun pergi bersama menuju apartment Jeongyeon yang lama. Sesampainya disana, Jeongyeon pun menekan bel hingga Sana keluar.
*klek.
"Oh astaga!! Kalian!!" Sana pun langsung memeluk Mina dan Jeongyeon.
"Hai Sana, apa kabar?" Sapa Jeongyeon.
"Oh astaga! Kau hamil, Sana?" Tanya Mina sambil melihat perut besar Sana.
"Iya! Sudah 5 bulan loh! Aku cek ke dokter dan ternyata anakku laki laki." Jawab Sana.
"Ah benarkah? Siapa papanya?" Tanya Jeongyeon.
"Ntahlah, aku tidur dengan banyak pria." Jawab Sana dengan begitu santai.
"A-ah.. Beautiful acident!" Ucap Jeongyeon.
"Ayo masuklah kalian!" Ajak Sana.
.
.
.
Setelah menghabiskan waktu di apartemen lama Jeongyeon seharian, pasangan itu kembali pulang ke tempat tinggal Jeongyeon. Saat Jeongyeon sedang mengambil minum di dapur, Mina pun memeluk kekasihnya itu dari belakang.
"Jeong." Panggil Mina.
"Hmm?" Jawab Jeongyeon sambil memutar tubuhnya dan membalas pelukan Mina dengan satu tangan.
"Aku benar benar senang bisa bersamamu lagi." Ungkap Mina sambil tersenyum menatap Jeongyeon.
*Cup.
Jeongyeon tersenyum dan mencium kening Mina.
"Lapar tidak?" Tanya Jeongyeon sambil mengelus rambut Mina.
"Memangnya kamu punya apa di kulkas?" Tanya Mina.
"Ice cream mau?" Tanya Jeongyeon.
"Mau." Angguk Mina sambil tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sunflower
FanficFull Chapter Love is easy. I love you, you love me, then let's live happily.
