Mine♡
Online
K.Juvelua:
Carkaaa, nganggur gak?
CarkaZul:
Sibuk
K.Juvelua:
Sibuk ngapain?
CarkaZul:
Mempersiapkan masa depan kita
K.Juvelua:
Maap, masa depan gue positif Jaemin
Serius ini, di rumah gak?
CarkaZul:
Gak, Vel. Kenawhy?
K.Juvelua:
Lagi sama selir lo, ya?
CarkaZul:
Iya. Kok tau?
K.Juvelua:
An-jujur bgt sih lo kek gada dosa
Di mana?
CarkaZul:
Mall. Mau nyusul?
K.Juvelua:
Ngapain nyusul? Orang gue juga di mall
CarkaZul:
Sama siapa, heh? Gak bilang bilang
K.Juvelua:
Sama Leon 😚
CarkaZul:
Apa apaan emot lo itu
Di lantai brp lo skrng
Ksh tau gue, cepet.
Vell
Veluaaa
Malah off
P
P
Q
R
S
Woi
________
C
arka menggenggam kuat ponselnya tak peduli jika akan retak, satu tangannya lagi mengepal hingga memperlihatkan aliran darahnya yang menonjol, matanya berkilat tajam dengan rahang yang mengetat.
"By...?"
Carka mengerjapkan matanya berusaha menyembunyikan emosinya. Dia menoleh dan mendapati gadis yang tadi memanggilnya sedang menatapnya heran.
"Ya?" jawabnya.
"Ada apa? Kamu kayak emosi tadi."
Carka menggeleng. "Gak ada apa-apa."
Gadis itu mengangguk dan melanjutkan kembali kegiatannya berbelanja sedangkan Carka masih anteng menunggu notif dari ponselnya dengan hati yang tidak karuan.
Ada yang mau meledak, tapi bukan bom.
Mata Carka sesekali berpendar barangkali melihat seseorang yang menjadi tersangka utama panas dalam dirinya. Jujur saja dia ingin sekali berlari mengelilingi mall untuk mencari Velua jika tidak mengingat bahwa dia tidak sendiri. Bisa saja dia meninggalkannya, tapi dia tidak ingin membuat masalah baru. Tapi, diam saja pun tidak bisa membuat hatinya menjadi tenang.
Setelah berperang batin, Carka menghampiri gadis yang ia bawa ke sini tadi. "Lo bisa pulang sendiri, kan? Sorry, gue ada urusan mendadak."
"Urusan apa? Kamu mau ninggalin aku di sini sendiri?"
"Gue pesenin grab, ya?"
"Gak mau, aku maunya pulang sama kamu. Kemarin, kan udah bilang hari ini kamu free masa tiba-tiba ada urusan, sih."
KAMU SEDANG MEMBACA
EGOIS : CARKA ✓
Teen Fiction[ COMPLETE ] Dia Carka Zuleuw. Playboy tingkat dewa adalah julukannya. Carka suka memberi harapan, tapi tidak dengan kepastian. Digombalin buat ngilangin gabut? Ya begitulah Carka. Dia pacaran tidak lebih dari seminggu. Namun, bagaimana bisa dia ber...
