DIA...

1.6K 133 16
                                        

Haii Update lagi yaaa.......

Aku berjalan beriringan dengan rombongan dari keluarga ku. Menatap ke bawah karena malu dengan banyaknya orang yang menyaksikan kami berjalan, karena semua pandangan tertuju padaku. Namun aku harus bersikap berwibawa. Ku mulai menaikkan wajahku melihat ke arah depan dengan penuh keyakinan.

Terkejut ternyata disana sudah ada tante manda dan Om Candra, apa mungki yang akan ku lamar ini adalah keponakan mereka? Ah aku jadi degdegan

"Jangan gerogi sayang tenang aja " kata mama berbisik kepadaku.

Eh tapi semakin dekat kenapa baju yang di pakai mama dan tante manda sama? Apa jangan jangan-

Ah abi tak mungkin, apa sih berpikiran yang buruk, ya mungkin mereka hanya ingin ber couple-an

Lalu aku duduk di antara mama dan papa dengan membawa bunga yang segar nan wangi ini. Menunggu MC membuka dan membaca susunan acara

"Siap siap kejutan sayang" bisik mama kepadaku lagi

Kejutan?

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"  pambawa acara mulai membuka acara ini

"Yang saya hormati kepada ayah mempelai wanita,  yang saya hormati  ayah mempelai pria" lah kenapa tidak di sebutkan namanya saja dah

"Dan yang saya hormati kepada keluarga besar kedua mempelai"

Segala puja dan puji syukur mari kita haturkan kapada Allah SWT. Yang selalu senantiasa melimpahkan rahmat, taufik serta hidayahNya kepada kita semua.
Sehingga pada hari yang bahagia ini, kita masih diberikan nikmat sehat, nikmat rizki sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi.
Dan semoga Allah SWT, senantiasa memberikan tempat yang istimewa yakni Surga firdauz bagi kita. Amin ya robbal ‘alamin"

"Tak lupa sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi kita, Nabi Agung Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat-sahabat-nya. Allahuma sholi ala Muhammad wa’ala ali syaidina Muhammad. Semoga kita tergolong dengan orang-orang yang mendapatkan Syafaatnya di Yaumul Kiamat nanti. Amin, Amin Ya Robbal ‘Alamin."

"Sebelum acara sesi lamaran atau sasarahan dimulai. Maka perkenankan saya sebagai pembawa acara untuk membacakan susunan-sunanan acara kali ini yakni Lamaran atau seserahan.
Acara yang pertama :
1.Pembukaan
2.Pembacaan ayat suci Al-qur’an
3.Sambutan dari pihak kelurga laki – laki
4.Sambutan penerimaan lamaran
5.Acara seserahan
6.Acara perkenalan
7.Doa Penutup
8.Istirahat "
yarab kenapa aku tambah degdegan seperti ini

"Untuk mempersingkat waktu marilah kita buka bersama sesi acara lamaran kali ini dengan membaca Basmallah dan dilanjutkan dengan membaca Surat Al-fatihah."

"Acara selanjutnya yakni pembacaan Ayat suci Al-qur’an yang akan dibacakan oleh saudara Arifin waktu dan tempat kami persilahkan."  Lantunan Ayat suci Al-Quran mulai terdengar merdu oleh pembaca di depan sana. Menjadikan rasa ketegangan ini mulai sedikit luntur.

"Acara selanjutnya yakni sambutan dari pihak keluarga laki-laki, yang akan di sampaikan oleh saudara Haris waktu dan tempat kami persilahkan." Paman Haris pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan menyatakan maksud dan tujuan kami datang kemari untuk dapat mempersunting wanita di keluarga mempelai wanita

Acara yang selanjutnya yakni sambutan penerima lamaran dari pihak perempuan, yang akan disampaikan oleh saudara Pandu waktu dan tempat kami persilahkan." Setelah seseorang yang bernama pandu di sebut  seseorang itu berdiri dan mengucapkan sambutan kepada keluarga kami. Mengucapkan terimakasih dan sedikit memberi pesan pesan untukku. Aku terima sepenuh hati Insyaalah

ABIYUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang