29. where is Mr. Agam?

41 39 35
                                    

ignore stamp and typo
happy reading.



"Halo!" Ucap seorang dari dalam telpon Arsen.

"Siapa?" Tanya Rissa menepuk pundak Arsen dan yang berbicara hanya bibirnya saja yang bergerak.

Lalu Arsen memberi tahu bahwa itu Clovis.

"Kalian udah nyampe kan? Cepet kesini" ucap Clovis yang tidak mengetahui keadaan disini.

"Ck! Lo aja yang kesini, tempat kemaren cepet" suruh Arsen balik, lalu mematikan telpon itu.

Tak lama pintu depan di buka paksa oleh seseorang, ternyata seseorang itu adalah Clovis. Arsen dan Rissa pun bangkit lalu menaiki mobil clovis.

"Ini gila" ucapan itu yang pertama kali keluar dari mulut seorang Clovis.

"Apaan sih!" Ucap Arsen sedikit berteriak.

"Lo ga ada minum gitu di mobil?" Tanya Arsen yang mencari di dashbor mobil.

"Sen!!" Rissa menepuk pundak Arsen dari belakang lalu Arsen pun diam tidak mencari minum lagi.

"Apanya yang gila?" Tanya Rissa tenang berbeda dengan Arsen yang sibuk mencari air mineral.

"Pak agam hilang"

"KO BISA!"

"KO LO TAU!"

"Awsh, kuping gue cuma 2 ga bisa di ganti sama kuping kucing!" Protes Clovis langsung melihat apakah telinganya masih tersedia atau sudah hilang.

" bentar bentar maksudnya pak agam hilang gitu?" Tanya Arsen.

"Terus lo udah ketemu pak agam?" Tanya Rissa.

"Ko bisa?" Tanya mereka bersama.

"Oke satu satu nanyanya, gue jawab dirumah" ucap Clovis lalu tidak berbicara lagi.

Sesampainya mereka dirumah Clovis langsung mengajak mereka ber 2 untuk masuk ke dalam rumah.

"Jadi?"

"Kemaren gue ga sengaja ketemu dia di kampus, mungkin dia udah tau lo siapa, tapi ternyata dia gatau lo siapa, dia kesana cuma mau nyelidikin sesuatu doang, yang terkait dengan mahasiswa, gue ga pasti dia nyelidikin apa" jelas Clovis.

"Habis itu gue ngasih tau dia kalo lo udah tau tentang ayah kandung lo, gue ngasih tau lagi tentang ini" ucap Clovis lalu mengeluarkan bola kecil itu.

"Terus dia percaya?" Tanya Rissa.

"Awalnya dia ga percaya si tapi lama lama dia percaya dan dia mau ketemu sama lo dari dunia lain" lanjutnya.

"Yaudah ayo kita kesana" ajak Rissa.

"ya tapi kan pak agam ga tau kemana Riss" ucap Clovis.

"Lo belum coba kesana kan?" Tanya Rissa.

"Udah" jawab Clovis lalu Clovis berdiri untuk mengambil minum.

Drrtt!
Drrtrr!

"Kalo lo mau ketemu sama ayah lo, lo ke alamat ini, sendiri" ucap seorang lalu memberikan telpon itu tak lama sebuah pesan pun masuk menunjukan alamat.

"Kenapa Riss?" Tanya Clovis kepada Rissa.

"Jangan dateng, itu jebakan" jelas Arsen.

"Kita kira apa dampaknya jika Pak agam, di bunuh di dunia ini?, Kan di dunia kita lain pak agam" fikir Arsen.

"Apa jangan jangan Rio menciptakan alat ini biar dia ga ketangkap" ucap Rissa sambil meminum minuman yang tadi Clovis bawa.

"Maksudnya gimana, Rio bolak balik ke dunia lain niar dia ga ketangkep gitu?" Tanya Arsen.

"Itu bisa jadi si sen, dan semua ini udah di rencanakan sama Rio and Niel mungkin?" Lanjut Clovis.

"Kita anggap aja gitu" ucap Arsen.

"Nah permasalahan nya, pak agam baik baik aja ga kalo dia misalnya di bunuh di sini?" Tanya Arsen menduga duga.

Ting!
Suara notifikasi handphone Rissa pun berbunyi dan menampilkan pesan dari nomor tadi. Dan isinya seperti ini.

09926391836193081
Kalo Rissa ga datang bisa di pastikan bahwa pak agam dari dunia mu bisa terluka karna semua ini saya yang mendalami hahaha

"What?!"

"Sebenar nya Rio siapa sih"

oneirataxia endTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang