6

12 0 0
                                        

Kami memulai semuanya. Mulai dari akting dan pakaian. Semuanya kami persiapkan dengan baik.

"Are you ready to go?" ucap Evgen bersemangat.

"I'm always ready." Aku membawa dua jenis pistol kali ini. Salah satu pistol tersebut adalah pistol lipat. Memiliki peluru dengan kecepatan 0.2 seccon dan menyakiti secara perlahan. Zrc 10 namanya.

Aku lebih suka menyakiti secara perlahan, daripada langsung menghabiskannya. Pistol keduaku, yaitu Smith & Wesson 500 Magnum, pistol favorit pertamaku.

Aku memasukkan semuanya ke dalam tas cantik berwarna gold. Selain itu, senjata yang kubawa tidak akan terdeteksi, karena tas ini memiliki perlindungan in and out.

Evgen terlihat sedang merapikan laptop hologramnya. Dimasukkan ke dalam tempat khusus, agar tidak terdeteksi. Laptop tersebut sungguh canggih, tidak perlu untuk membukanya. Hanya dengan memasukkan sandi suara, hologram tersebut langsung menayangkan layarnya.

Kami mempersiapkan semuanya dengan matang. Aku memakai jas berwarna hitam panjang, dipadukan dengan kaus hitam, celana berwarna abu-abu muda, serta boots heels yang membuatku tampak elegant. Kalian akan tahu aku berperan sebagai apa nanti.

Serta Evgen, memakai jas panjang berwarna coklat, dipadukan dengan celana hitam, serta sneakers putih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Serta Evgen, memakai jas panjang berwarna coklat, dipadukan dengan celana hitam, serta sneakers putih. Pakaian tersebut membuat usianya terlihat muda. Padahal umurnya sudah 23 tahun.

Aku menatapnya dengan tatapan bingung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku menatapnya dengan tatapan bingung. Pakaian tersebut terlihat berbeda dengannya.

"Why you see me like that?" tanya Evgen.

"I just confused, that's not like you." Evgen memang terlihat berbeda seperti biasanya. Biasanya, ia selalu memakai pakaian formal.

"Wanna go now?" tanya Evgen menyeringai.

"Sure." Aku berjalan menuju basemant bak model. Sambil membawa persenjataan dengan gaya. Sebenarnya, aku ingin sekali memakai jas berwarna gold, karena aku sangat suka dengan itu. Namun, kami tidak boleh terlihat terlalu mencolok. Hal tersebut sedikit berbahaya.

Clandestine ( Sudah Terbit )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang