"Niel tidur sebentar dulu, ya?"
Kapan pun dan di mana pun, entah karena penyakitnya atau pun hal lainnya, kematian selalu mengincar mangsa yang lemah.
****
Kepo dengan lanjutannya? Cus, langsung baca aja.
𝐇𝐢, 𝐰𝐞𝐥𝐜𝐨𝐦𝐞. 𝐈𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 �...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Percayalah, perjuangan yang kita lakukan tidak akan berakhir sia-sia. I love you, El."
-Christya Queen Andromeda-
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jam 05:12 WIB Niel sudah siap dengan seragam sekolahnya. Usai meminum obat, lantas Niel membawa langkahnya keluar dari kamar lalu berjalan untuk menuju dapur.
Niel berniat ingin membuat makanan kesukaan kedua orang tuanya untuk sarapan nanti. Ia meletakkan ranselnya ke sembarang tempat, lalu mengambil celemek yang memang sudah disiapkan untuk orang yang ingin memasak.
Bi Ira yang baru keluar dari kamar mandi terkejut kala melihat Tuan Muda di mansion ini tengah bergelut dengan peralatan dapur. "E-eh! Tuan Muda jangan repot-repot, nanti biar Bibi aja yang masakin sarapan." Ucapnya seraya mendekat.
Niel menoleh ke belakang, lalu tak lama setelahnya ia menggeleng singkat. "Nggak papa, biar Niel aja yang masak untuk Mama Papa, Bi." Sahutnya dengan senyum tipis seraya sibuk memotong bahan makanan tersebut.
"Ta---"
"Bi, bisa minta tolong ambil bumbu yang itu nggak? Oh iya, sekalian sama margarin. Soalnya Niel nggak tau di mana Bibi nyimpannya, hehehe." Potong Niel cepat sembari menyengir kuda yang langsung menampilkan deretan gigi putihnya.
Bi Ira tak kuasa menahan senyum hangat setelah melihat ekspresi Niel yang begitu menggemaskan di matanya. "Iya, tunggu sebentar. Bibi ambil dulu ya," sahutnya seraya mencubit gemas pipi Niel yang mulai tak berisi.
Niel tersenyum. "Okeh, sip."
Tepat tiga puluh menit berlalu, akhirnya masakan Niel selesai juga. Niel tersenyum bangga setelah melihat hasil kerja kerasnya untuk memasak makanan kesukaan kedua orang tuanya.