Part 57. Bahagia

1K 73 23
                                        

Sorry for typo:)

꧁Happy Reading꧂
.
.
.

"Selagi masih ada nyawa, lakukan apapun yang kamu suka. Nikmati semua itu sebelum waktunya habis."

-Nathaniel-

"Waktu adalah hal yang berharga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Waktu adalah hal yang berharga. Jadi, jangan pernah sia-sia 'kan kesempatan yang ada. Karena, kesempatan tidak akan datang dua kali."

-Queen-

"Good morning, babe

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Good morning, babe. Ayo bangun, jangan sampai kita telat. Hari ini adalah hari pertama kita ulangan semester dua, 'kan?"

Niel memberanikan diri untuk menoel-noel pelan pipi Queen dengan jari telunjuknya. Namun, gadis itu tidak terusik sama sekali setelah Niel menyentuh pipinya.

"Dia tetep nggak mau bangun juga, ya? Kayaknya Queen lagi capek banget, deh. Atau, dianya emang kebo?" Niel mengikis jarak di antara keduanya.

Ia terdiam. Memperhatikan dan menatap lekat wajah cantik sekaligus chubby milik Queen. Entah mengapa, debaran aneh terjadi begitu saja di jantung Niel.

"Jantung gue nggak aman kalau terus dekat sama lo, Queen." Lirihnya seraya menjauh dari gadisnya dengan wajah cukup yang cukup memerah.

Niel menatap ke arah jam weker, terlihat di sana jarum panjang sebentar lagi akan menuju angka lima (5). Dan, dapat dipastikan jam weker itu akan berbunyi keras jika sudah tepat waktunya.

Niel tersenyum penuh arti dan mundur beberapa langkah ke belakang. "Satu, dua, ti---ga."

KRIING! KRIIING!! KRIIIING!!!

"Anjing!" pekik gadis itu tak sadar.

Niel mengerjapkan mata lucu saat mendengar gadisnya mengumpat dengan suara yang keras tapi dalam keadaan setengah sadar.

"Masih terlalu pagi untuk mengumpat, sayang." Ucap Niel dengan suara pelan yang dikiranya itu tidak akan terdengar oleh Queen. Tapi, ternyata perkiraannya salah. Itu terdengar oleh Queen.

Going Is The Best Choice [END] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang