⚠⚠⚠⚠
WARNING 18+,bloody scenes, violence, etcOrang itu ternyata hanya membuang patahan kayu di dekat Emberlyn,mungkin agar tidak mengganggu,
Ia mendekati Emberlyn dan berhenti 5 langkah di depan Emberlyn,
Orang itu berbicara dengan bahasa isyarat,
Tangannya bergerak untungnya Emberlyn bisa bahasa isyarat,
Pertama tama itu huruf M
Kedua A
Dan eh apa itu?
Emberlyn berfikir sejenak
Ah itu huruf T
Dan terkahir I
Emberlyn berfikir kemudian membelalakkan mata
MATI.
Emberlyn pucat pasi,
"Jangan jangan bunuh s-saya"
Ucap Emberlyn dengan nada lembut membujuk,
"S-saya akan memberikan apapun yang anda mau termasuk tubuh saya"
Gadis itu berusaha menggoda orang didepannya,
"Pftt.."
Akhirnya orang itu mengeluarkan suara,
Namun suara tawa yang sangat kecil,
Emberlyn melemas ini bukan tertawa lucu tapi tertawa mengerikan,
Akhirnya orang itu berjongkok tepat didepan Emberlyn dan tersenyum manis,
"Hai Emberlyn"
Mata Emberlyn membulat,
"LICIA?"
"ah Licia lu datang nyelamatin gua kan?ayo lepasin Emberlyn nanti gua bayar kok"
Ujar Emberlyn tak tahu diri,
Dengan polosnya Licia melepaskan Emberlyn,
Emberlyn berjalan ke arah knop pintu dan,,
PAK
DUAGH
"ARGHHH"
Emberlyn berteriak kesakitan memegang kakinya yang dipukul menggunakan barang keras, seperti nya kaki nya patah sangat sakit tidak terasa,
"LICIA TOLONG GUA BANGS*T"
Emberlyn berteriak bak orang kesetanan,ia memindai sekelilingnya dan yang ia lihat Licia tersenyum,
Gadis itu mendekat kearah Emberlyn,
Bukan bukan membantu berdiri tapi menarik Emberlyn lembut ke tempat tadi,
KAMU SEDANG MEMBACA
Je papa is erg onbeleefd!! [END]
Teen FictionSeorang gadis yang sangat berbakat dengan kecantikan dan segudang prestasi nya tetapi tidak pernah membuat orang tuanya merasa puas dengan hasil yang ia berikan. Suatu hari gadis itu harus tenggelam dikolam renang karena kecerobohannya DAN ANEHNYA S...