18- Salah Tingkah

287 26 14
                                        


"Sederas apapun hujan, tunggu sampai reda. Bisa jadi akan ada pelangi setelahnya."

————

"Sumpah, tau gak sih ya tadi si Bu Dewi nyariin lo. Gue bilang aja kalo lo lagi berak di kamar mandi. Dia marah-marah soalnya lo gak balik-balik."

"Mana gue ngantuk banget lagi dengerin cerita VOC yang dateng ke Indonesia nyari rempah-rempah, sampe bahas Jepang yang ngaku-ngaku kerabat lama apalah itu tau dah pusing banget gue dengernya."

"Siap-saja aja lo dipanggil BK besok, tau sendiri kan Bu Dewi orangnya kayak gimana."

Jessica terus menggerutu, menceritakan setiap kejadian di kelas saat Aluna bolos tadi. Mereka berdua berjalan menuju gerbang sekolah. Jessica terus bercerita sambil sesekali meminum es teh berwadahkan plastik bening yang ia bawa. Sedangkan yang diajak bicara sedang tersipu malu sembari memelintir ujung tali ranselnya. Aluna senyum-senyum sendiri, dia bahkan tidak sadar bahwa Jessica sedang mengajaknya bicara.

"Al, lo dengerin gue gak sih?"

"Mending lo siap-siap cari alesan deh."

"Emangnya tadi lo ke mana sih?"

"Al!"

Jessica memutar kedua matanya malang. "Aluna!!"

"Eh!?!?! Kenapa-kenapa?"

"Lo dengerin gue gak sihh??"

"Dengerin kok, dengerin." Elak Aluna, ia jelas-jelas tidak tahu apa yang dibicarakan Jessica. Ia terlalu larut dengan pikirannya.

"Apaan coba?" Jessica menaik turunkan alisnya, mengetes Aluna.

"Hehehe enggak sih sebenernya."

Aluna melihat Jessica yang mukanya memerah, ia juga sudah mengambil ancang-ancang. Sudah dipastikan sebentar lagi Jessica akan menyerangnya.

"Bener-bener lo ya, sini gak lo?!"

Aluna langsung berlari sambli menyatukan kedua tangannya, meminta maaf pada Jessica.

"Sini gak?!"

"Maapppppo."

"Sini!!"

"Gak! Ehh ehhh maappp." Jessica mendapatkan Aluna dan langsung menggelitikinya.

"Sumpah geli Jes hahaha udah-udahhh hahaha maafin gue, maafin."

"Hahahah rasain lo, puas banget gue." Jessica tertawa lepas karena tahu kelemahan Aluna.

"Emangnya lo bolos ke mana tadi?" Tanyanya saat mereka sudah kembali berjalan biasa.

"Kepo banget."

"Dih awas ya lo!"

"Becanda umi, sensi amat. Tadi tuh... gue bolos sama—," Jessica mengerutkan alis, menunggu lanjutan kata dari Aluna.

"SAMA SAMUDRAA!!!!!"

"Gak mungkin." Elak Jessica.

"Lah, beneran Jess. Gue tadi bolos sama dia."

Aluna menceritakan semuanya ke Jessica. Mulai tentang Samudra mengantarnya pulang beberapa kali, tentang Samudra yang pernah go-foodin dia, hingga kejadian bolos bersama tadi siang.

"Gak mungkin."

"Ihh Jessica!! Benerann." Aluna menunjukkan foto punggung laki-laki yang memboncengnya, dilihat dari helm dan jaket hitamnya sudah bisa ditebak bahwa itu Samudra.

Jessica melirik sambil menganggung-angguk percaya. "WHAT?!?!!?! Beneran?"

"Iya beneran Jessica sayanggg."

MENGGAPAI SAMUDRA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang