14- TTM (Teman Tapi Musuhan)

350 25 0
                                        

"Kalau sudah suka tolong kabari ya, hati ini sudah terlalu lama menanti. Takutnya jika aku pergi, kamu akan mencari. Jika aku pergi, berarti aku sedang berusaha menenangkan diri untuk melupakan semua rasa sakit yang menggores hati."

○-------------○


"PERGI GAK LO?!"

"Sayang jangan teriak-teriak dong! Abang Bima gak budek loh, alhamdulillah nih telinga masih sehat wal afiat."

"Ngomong sekali lagi gue gampar ya?"

Jessica sudah bersiap melayangkan tamparannya ke wajah Bima. Cowok jadi-jadian itu selalu saja menggodanya kapanpun dan di manapun. Jessica lelah menghadapi Bima. Sejak di kantin sampai sekarang dia sedang menonton drama korea di kelas, sosok makhluk astral ini terus membuntutinya.

Mengeluarkan segala jurus gombalannya tidak membuat Jessica baper atau gimana malah membuat dirinya gumoh. Pasalnya Bima tidak seperti oppa-oppa Korea yang menjadi jodoh dunia akhiratnya, jadi seribu gombalanpun percuma saja. Tidak akan ada yang ampuh menembus relung hati Jessica.

"Jangan dong! Jangan kasih gampar, kasih hati aja gimana, boleh gak?" Jessica semakin memejamkan mata menahan emosi.

"Gue juga gak kalah ganteng dari mereka kan?"

Bima menaik turunkan alisnya dan langsung dihadiahi jambakan oleh Jessica.

"Tuh- tuh! Makan tuh hati!" Mata Bima melotot karena Jessica menariknya kuat-kuat

"Akh... lepas Jes, sakitttt."

"Tau lo sakit, kuping gue nih juga sakit dari tadi dengerin gombalan gajelas lo asal lo tahu!"

"Ya ampun sayang, belom apa-apa udah KDRT aja ASTAGAAA."

"Dew bantuin gue Dew tolong!" Bima mencoba meminta tolong pada Dewa yang dari tadi bersandar di depan pintu kelas.

Dewa menyilangkan kedua tangannya sambil menggeleng-gelengkan kepala melihat adegan di depan matanya. "Kasian banget lo Bim, belom-belom udah kena KDP aja."

"KDP apaan?" Tanya Samudra yang baru saja datang bersama Juna sambil membawa es teh.

"Kekerasan Dalam PDKTan."

"Sialan lo Dew--  AKH!" Sumpah serapah Bima langsung terhenti karena Jessica terus menjambaknya.

Rasanya Bima akan terjungkal ke belakang jika Jessica terus menarik rambutnya tanpa ampun.

"Udah dong Jess, lepasin please!" Mohon Bima. "Entar gue gituin loh." Tangan Bima menunjuk pada salah satu scene drama korea yang dari tadi Jessica tonton.

Jessica langsung melotot tajam saat Bima menunjuk kiss scene yang tidak sengaja sedang terputar.

"Berani lo?!" Jessica langsung berdiri.

Bima yang akhirnya selamat dari jambakan maut itu langsung berlari menjauh.

"KABUR!!!"

Jessica mengejar Bima sambil membawa tas yang sudah siap dia lemparkan tepat di wajah cowok itu.

"Berhenti gak lo?!" Ancamnya.

"Berhenti suka sama lo? Ya gak bisa lah Jess--  Eh... eh... ampun Jess bercanda doang ampun!!!"

"Dasar mesum!!!"

"Playboy gak tahu diri!"

"Ya Tuhan, gini amat nasib hamba." Bima berlari sambil mengadahkan kedua tangannya.

MENGGAPAI SAMUDRA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang