Bab 25. Kedekatan Nadine & Xevano

15 13 5
                                    

。♡ 04 Maret 2022 ♡。

WARNING!!!

JANGAN PLAGIAT CERITA INI!!

JANGAN BACA KALAU UNTUK DIPLAGIAT!

Assalamualaikum teman teman semua

Kalian siap untuk meramaikan kolom komentar?

Harus ramai ya! Supaya aku bertambah semangat untuk update! Hehehe love you guys!

Kalian sudah vote belum? Kalau belum, vote dulu yuk!

Harapan kalian di bulan Maret apa? Komen dong!

Pilih Boba atau Ice Cream? Komen sini!

Kalian suka buah-buahan ngga? Komen, yuk!

Jangan pernah bosan untuk terus mendukung karya Ajarkan Aku, ya!

Aku sayang kalian semua💜

➷➷➷➷

A.J.A.R.K.A.N  A.K.U

"Aku menganggapnya spesial, tapi dia hanya menganggapku pelampiasan"

.....

Memilih bertahan.
Hanya jadi beban.
Lebih baik.

🎼Memilih Lepaskan - Tri Suaka🎧

--------------------------------------------

HAPPY READING -!!

25. Kedekatan Nadine & Xevano

Hari ini, seperti biasa Nadine berangkat ke sekolah. Ia sudah bersiap-siap dan, akan turun ke bawah.

Tapi sebelum ia ke bawah, ia mengambil ponselnya, dan membuka aplikasi WhatsApp. Ia mencari pesan dari Shaka, dan membukanya. Lalu ia dengan lihai mengetikkan sesuatu, kepada pacarnya.

WhatsApp

Anda
Sayang
Shaka
Arshayang
Kamu bisa ngga jemput aku?

Lalu Nadine melihat pesannya, hanya terkirim centang 1. Berarti Shaka sedang, tidak memegang ponselnya. Ia merasa aneh, kok bisa-bisanya hanya centang 1? Padahal biasanya Shaka, tidak seperti itu. Tapi kali ini ada yang aneh, pada pacarnya itu.

Mungkin Shaka sedang sibuk batinnya. Ia tak ingin, overthingking pada Shaka. Tapi apalah daya, perasaan serta, pikirannya selalu overthingking. Tapi sebisa mungkin, ia mengelak perasaan buruk itu, ia ingin selalu positif thinking, terhadap Shaka.

Apalagi ia tak mempunyai paket data, dan itu hanya paket unlimited saja, dan hanya bisa digunakan untuk YouTube, Instagram, serta WhatsApp saja. Lalu ia pun keluar dari chat Shaka.

Daripada ia ber-overthingking, lebih baik ia turun ke bawah saja. Lalu ia pun ke bawah, dan melihat ada Ayahnya di bawah.

Ia dengan Ayahnya pun, memakan sarapannya bersama. Lalu setelah itu, ia mengechat salah satu sahabatnya, Xevano.

Tolong Ajarkan Aku (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang