Rio menghampiri sang istri setelah menonton Jenno bertanding basket di kampus, melawan tim dari kampus lain, karena tak terlalu berminat, jadi Krystal lebih memilih untuk duduk saja di kantin, sambil membicarakan fashion trend terbaru di Korea, atau apa pun tentang hal-hal yang menarik bagi para yeoja, Krystal sedang meminum coklat nya, sambil memainkan ponsel nya, kala Rio datang untuk menjemput.
"Soojung-ahh" panggil Rio membuat Krystal nyaris tersedak, karena tak biasanya Rio memanggil nama asli Korea nya.
"Hm?" Hanya itu yang keluar dari mulut nya karena masih shock.
"Ayo pulang, Junghwan mencari ku, dia sendiri di rumah, papa dan mama belum pulang" ajak Rio.
"Baiklah" Krystal pun buru-buru berdiri, dan mengemasi tas nya, yang lain pun hanya menatap kepergian pasangan muda itu.
"Senang melihat mereka akur begini" gumam Jennie.
"Iya aku juga" imbuh Joy.
"Mereka membuat ku iri, ayo kita pulang juga" ajak Yeri, Rio menggandeng tangan Krystal menuju ke parkiran mobil.
Dan setiba di rumah, Junghwan ternyata sedang di mandikan oleh ahjuma, jadi Rio menunggu nya di depan tv bersama sang istri, Krystal bersandar manja pada Rio, dan sang dongsaeng pun datang dengan baju rapi dan wangi
"Noona, awas, minggir, ini hyung ku" usir Junghwan mendorong tubuh Krystal agar tak bersandar pada Rio, sang noona ipar pun menegakan tubuh nya.
"Tapi dia oppa ku" balas nya
"No, dia hyung ku" Junghwan lalu menaiki pangkuan Rio yang hanya tersenyum dengan pertengkeran istri dan adik nya itu.
"Oppa ku, Junghwan lupa, siapa yang setiap malam menemani noona tidur?" Ejek Krystal sambil menjulurkan lidah nya pada sang ipar, Junghwan spontan menoleh pada hyung nya, ia baru sadar jika selama ini, ia tidur dengan orang tua nya, bukan dengan Rio.
"Nanti malam hyung tidur dengan Junghwan" ucap nya, ia lalu menarik kedua tangan Rio untuk ia genggam.
"Tidak boleh" tegas Krystal
"Boleh, dia hyung ku noona" teriak Junghwan tak terima, Krystal terkekeh lucu, dan malah tambah menggoda Junghwan, ia menarik tangan kanan Rio dan menggenggam nya di pangkuan, Junghwan masih belum sadar, beberapa menit kemudian, ia merebut tangan Rio dari istri nya.
"Posesif sekali, padahal aku adalah istri mu" protes Krystal pada sang suami.
"Oppa, aku mengantuk, ayo kita tidur" ajak Krystal.
Hap
Junghwan turun dari pangkuan Rio, dan menarik tangan kanan nya, membawa sang hyung ke kamar utama.
"Hyung tidur dengan Junghwan saja, jangan dengan noona" bisik nya, Rio pun pasrah, bahkan Junghwan mengambil selimut untuk mengajak Rio sembunyi di bawah nya, seolah takut Krystal akan datang, padahal wanita itu malah memasuki kamar nya sambil mengomel karena suami nya di culik dongsaeng nya sendiri.
Sret
Merasa gerah, Rio pun membuka selimut nya, dan Junghwan sudah tertidur pulas akhir nya, ia lalu mencium dongsaeng nya itu sebelum meninggalkan kamar orang tua nya.
"Boy" kaget Yoong mendapati sang putra baru keluar dari kamar nya.
"Pa, ma sudah pulang?" Sambut Rio pada kedua orang tua nya.
"Rio habis menidurkan Junghwan tadi" jawab nya atas tatapan penuh tanya dari Rose dan Yoong.
"Oh, ya ya ya" Yoong mengangguk mengerti.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Pumkin Head
Fan-Fictioncerita tentang permusuhan Rio, si pemuda badung, yang gemar bikin ulah, dengan gadis dingin dan galak, Krystal Jung, sudah menjadi hal biasa bagi murid di Gangnam Senior High School melihat pertengkaran Rio dan Krystal yang kerap terlibat percekcoka...
