• Chapter ~ 58 •

1.4K 170 4
                                        


ROSÉKOOK 💜

SECOND LOVE || Rini_Marretta

***


Di salah satu  bandara di kota Seoul, terlihat seorang wanita dengan pakaian yang amat sangat tertutup tengah berjalan sambil menggeret koper merah miliknya.

Cara berjalannya yang begitu angkuh bak model papan atas itu, menimbulkan suara menggema dari bunyi hak dari heels yang terus beradu dengan lantai bandara itu.

Ia terus berjalan dengan sedikit tergesa seraya terus melihat sekitar seakan takut akan di kenali orang lain.

Di tengah perjalanannya, tiba-tiba seorang lelaki jangkung menghampirinya. Peluh terlihat mengucur dari dahi tegasnya.
Pantas kiranya, karena ia baru saja sampai di sana. Nafasnya terlihat begitu tersengal-sengal akibat ia berlari kencang ketika menuju ke sana.

Kini keduanya sudah berhadapan.

"Bukankah kau bilang akan pulang di akhir pekan nanti?! Kenapa kau tiba-tiba pulang dan menyuruhku menjemput mu?! Apa kau tahu aku baru saja menyelesaikan jadwal operasi ku?!

Untung saja hari ini aku hanya punya jadwal di pagi hari. Tapi kenapa kau bertindak seenaknya begini?!! Aku ini bukan supir mu. Enak saja menyuruh orang seperti ini!" gerutu si lelaki jangkung penuh kesal pada wanita itu.

Meski kesal namun dengan perhatiannya ia mengambil alih koper besar milik si gadis ber-hoodie hitam itu.

Sekarang, terlihat mereka sudah berjalan menjauh dari terminal kedatangan itu. Kini mereka sedang menuju ke tempat parkir dari bandara tersebut.

"Tak ku sangka kau berisik sekali. Aku bukannya bertindak seenaknya. Tapi yang harus kau tahu. Aku tak bisa diam saja. Ada kabar yang kurang baik untukku. Tentu saja aku harus segera bertindak. Aku tak bisa terima semua ini begitu saja!" ujarnya tajam.

"Memang ada kabar apa?" tanya si lelaki jangkung yang tak lain dia adalah park Chanyeol dan wanita yang dijemputnya itu adalah Nayeon yang tiba-tiba saja menyuruhnya datang untuk menjemputnya karena ia sudah mendarat di Seoul.

Ia meminta Chanyeol menjemputnya secepat mungkin, karena ia takut ada wartawan yang akan tahu dan meliput kedatangannya. Ia tak ingin wartawan mengerubungi nya. Terlebih ia ingin tak ada yang tahu jika sekarang dia sudah ada di Korea.

Maka tanpa ada pilihan lain Chanyeol pun segera datang ke bandara itu untuk menjemputnya.

"Kau tahu? Semua keluarga Jeon sekarang sedang menuju taman hiburan. Aku tak bisa diam saja! Aku harus menggagalkannya! Aku tak terima mereka bersenang-senang di atas penderitaan ku. Aku harus menghancurkan semua rencana mereka!!" ucapnya berapi-api.

"Memang kau menderita apa? Ini semua juga karena ulah mu karena kau meninggalkanya.
Tapi, memang kau tahu darimana jika mereka akan berlibur?! Kau mungkin salah!
Aku saja yang ada di Seoul tidak mendengar kabar apa-apa mengenai mereka. Lalu bagaimana bisa, kau yang sedang ada di China malah tahu kabar ini. Kau yakin tidak salah dengar?!" ujar Chanyeol menyangsikan.

"Tentu saja tidak salah. Aku punya seribu cara untuk mengetahui semua yang terjadi di rumah itu. Aku sudah mengirim mata-mata ke rumahnya" ujarnya dengan senyuman miring bak senyuman sang iblis.

"Astaga! Kau sampai melakukan pengintaian seperti itu pada mereka?!" seru Chanyeol tak percaya dengan akal jahat gadis yang baru di kenalnya ini.

"Tak perlu kau terkejut karena hal kecil seperti ini. Tunggu saja. Sebentar lagi akan ada sebuah kejutan menyenangkan yang sudah aku siapkan sebagai hadiah pernikahan untuk mereka berdua" ujarnya kembali menampilkan senyuman iblis di bibirnya.

Second Love { ROSEKOOK }Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang