💙💜 ROSÉKOOK 💜💙
SECOND LOVE // Rini_Marretta
***
Masih di suasana hangat penuh keakraban antara Rose dan Jungkook.
Proses pengungkapan perasaan yang awalnya akan ia pertahankan sampai ia bisa meyakinkan hatinya. Namun nyatanya Jungkook malah mengungkapkannya malam ini.
Mengobrol santai dengan suasana nyaman yang tercipta, pada akhirnya malah membimbing ungkapan perasaan Jungkook mengalir begitu saja dengan mudahnya.
Rose tentu kaget akan semuanya, ia benar-benar tak menyangka Jungkook akan semudah itu memiliki perasaan yang tak biasa padanya.
"Aku tahu, kau amat takut jika aku hanya akan menjadikanmu pelarian cintaku. Tapi, percayalah Rose aku mulai menerima kehadiran mu.
Aku belum yakin ini perasaan cinta atau bukan. Tapi nyaman bersamamu adalah definisi perasaanku saat ini" ungkap Jungkook dengan wajah serius yang di hiasi senyuman tulus, yang tak pernah Rose lihat sebelumnya.
Tiba-tiba pipi Rose memerah.
Rasanya ia tak dapat percaya dengan apa yang di dengarnya saat ini.
"Benarkah Jungkook nyaman bersamanya?
Apakah artinya itu?" benak Rose terus bertanya.
"Jika boleh jujur sebenarnya akupun nyaman bersamamu, bahkan bisa ku pastikan perasaanku lebih dari itu. Hati ini telah berdebar untuk mu. Tapi, benarkah ini? Apakah semua ini nyata?" ungkap batinnya masih sulit percaya.
Jungkook menyadarkan lamunan Rose dengan melanjutkan ungkapannya.
"Kau mau menunggu sampai perasaanku yakin padamu kan? Kita masih banyak waktu, waktu yang akan kita habiskan bersama masih sangat panjang. Dan selama waktu itu, mari kita bahagia dan menikmati kebersamaan kita tanpa salah paham atau bertengkar seperti hari ini dan kemarin lagi. Bagaimana?" ujar Jungkook masih dengan senyumannya
Rose menatap ke dalam matanya, ia menyelami sorot mata lelaki yang sudah berhasil membuat hatinya berdebar itu.
Ada keseriusan dan kemantapan dalam ucapannya. Dan seketika rasa nyaman penuh kehangatan mengalir ke dalam sanubarinya.
Akhirnya Rose pun tersenyum untuk menanggapinya.
"Mari kita hidup bersama dan bahagia" ujar Jungkook lagi.
Rose mengangguk dengan masih mempertahankan senyumannya.
Melihat Rose sudah meresponnya, Jungkook pun menarik tubuh Rose ke dalam pelukannya. "Terimakasih" ucap Jungkook dengan wajah bahagianya.
Rose mengangguk dan membalas pelukan Jungkook, ia melingkarkan tangannya di pinggang Jungkook.
Rasa bahagia tak dapat di sembunyikannya. Rose kini benar-benar merasa di atas angin.
Meski bukan ungkapan rasa cinta yang sesungguhnya, namun kata nyaman itu memberi arti yang cukup besar baginya.
Nyaman adalah kunci dari pintu cinta yang mungkin akan segera terbuka bagi mereka. Itu fikirnya.
Senyuman mengembang penuh kebahagiaan terpancar nyata dari wajahnya.
Namun senyuman itu tak bertahan lama. Di detik berikutnya senyuman itu tiba-tiba menghilang seiring bayangan wajah mengerikan hadir di matanya.
Ia segera melepaskan diri dari rengkuhan Jungkook. Tapi ia tak berhasil, karena Jungkook kembali menarik tubuhnya dan merengkuhnya penuh kuasa.
Matanya bergerak gelisah. Rasa takut seketika menyeruak ke dalam batinnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Second Love { ROSEKOOK }
FanfictionJungkook adalah Seorang pengusaha muda , memiliki wajah yang sangat tampan , dan tentu saja karena ia seorang pengusaha maka hidupnya pun sudah mapan . Hidupnya semakin sempurna dengan kehadiran seorang wanita yang amat di cintainya ... Gadis berpar...
