Nyla dan Antar.

7.2K 424 67
                                        

"kalo Lo ngira Gue bertahan Sendirian karna gak ada yang Ngelirik Gue Lo salah! Banyak yang Ngelirik Gue, Tapi Gue milih Lo sejak awal, dan negasin kalo Lo milik Gue, walaupun Banyak orang-orang yang berusaha Ngedeketin Gue!"
- Regantara
.
.
.
.
.
.
.

.

.........

Keira saat ini tengah Berada diteras balkon kamar Milik Regan, Sembari berdiri dipinggir pagar pembatas dan memandang langit malam dengan beberapa bintang yang menghiasinya.

"Na.."

Panggilan dari Regan sukses membuat Keira Menoleh kearah Cowok itu yang saat ini tengah duduk dikursi balkon, ntahh sejak kapan Regan Disana.

"Hmm" balas Keira.

"Mikirin apa? Masalah teror itu lagi?"

Keira diam, kembali menatap kearah langit malam, tadinya dia gak mikirin teror itu, tapi ucapan Regan, kembali membuat Keira memikirkan"
hal itu Lagi.

Regan bangkit, lalu berdiri disamping Keira, Memandang Lekat wajah gadis dihadapannya itu, jujur Keira lebih terlihat feminim dan anggun dibandingkan Reina, Tapi bagi Regan, Reina adalah Segalanya, Sampai detik ini pun, Masih Reina tahta tertinggi Dihidupnya setelah Bundanya.

"Na, Liat Gue!"

Keira Mengalihkan Pandanganya dan menatap manik mata milik Regan.

"Gausah dipikirin ya!!, Gue ada disini, Gue bakal jagain Lo, cukup waktu itu Gue telat ngejagain Lo, Sekarang Gak Akan!" Ujar Regan.

Keira terdiam, masih Setia menatap kearah Regan, Lebih tepatnya Menatap Manik mata cowok itu, Berusaha mencari Kebohongan disana, tapi nihil. Keira tau Cowok didepannya itu selalu Tulus.

Keira lalu tersenyum, kembali mengalihkan pandanganya menatap kearah Langit malam, Keira sangat suka malam, baginya Malam itu selalu Tenang.

"Gue gak Mikirin Teror itu, Gan!" ujar Gadis itu.

Regan menyergitkan keningnya, Lalu ikut menatap kearah Langit, "Terus mikirin Apa?"

Keira masih setia Menatap Langit, "Mikirin Lo!, Ganteng!" Alibi Keira sambil Tersenyum menaik turunkan alisnya menatap Regan.

Regan Menatap Kearah Keira, "Ngapain Mikirin Gue, hmm?"

"Lo kenapa masih Sendiri aja sih Gan?, Lo gak tertarik buat cari Cewek apa? Lo ganteng, Lo tinggi, Lo baik, Lo tampan, Lo Famous, Lo kaya, Lo anak Geng motor, Jelas Cewek-cewek diluar sana Ngantri Buat dapetin Lo!!, mustahil kalo Gak ada cewek yang Ngelirik Lo!, Kenapa Lo masih milih bertahan sendiri?" Tanya Keira sembari menatap kearah Regan.

Regan yang tadinya menatap kearah Keira, Kini mengalihkan pandanganya Menatap kearah Langit, Regan lalu tersenyum.

"Na!, kalo Lo ngira Gue bertahan Sendirian karna gak ada yang Ngelirik Gue Lo salah! Banyak yang Ngelirik Gue, Tapi Gue milih Lo sejak awal, dan negasin kalo Lo milik Gue, walaupun Banyak orang-orang yang berusaha Ngedeketin Gue, Pilihan Gue tetep Lo, Na!"

Keira Tersenyum, jawaban itu memang yang  Ingin dia dengar, masih Setia memandang wajah Regan yang menatap lurus kearah Langit,  detik Berikutnya Gadis itu tersenyum Kecut. Ketika menyadari Dirinya dan Regan gak akan Bisa bersama.

"Gan.." ujarnya Lirih.

Regan Mengalihkan pandanganya, Menatap kearah Gadis yang dia klaim adalah Miliknya itu, "Kenapa Hmm?"

"Lo tau Kita gak bakal bisa buat Sama-sama!, Lo juga tau Kita punya Tembok penghalang yang Tinggi, Lo ataupun Gue. Gak akan ada yang bisa buat ngelewatin atau ngelawan tembok itu Gan!"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 21, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

This Is Not Me. (On going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang