"Kadang Temen Terdekat Bisa Jadi adalah Musuh Paling Berbahaya!!"
-Regantara.
.
.
.
.
.
.
Mereka Kemudian Kembali Berkumpul, Tapi Bukan Digudang Belakang sekolah, Tapi Dirooftop.
"Gimana Bisa?" Keira dan Shaka Yang Baru sampai Langsung Bertanya, Pasalnya Regan Dan shaka Sedang mengotak-atik Laptop itu.
"Bentar!" Jawab Regan.
"Nahhh Ketemu, Sini Liat!" Regan Memposisikan Laptopnya Ditengah, Lalu Keempatnya Melihat Rekaman Itu, Mulai Dari Kejadian Dikamar Mandi, Terlihat Zara Masuk Kekamar Mandi, Lalu Bella Juga.
"Ada Zara!" Ujar Shaka.
Lalu Direkaman Berikutnya, Zara Yang Masuk Kekelas dalam Keadaan Sepi, Lalu Gadis itu Berjalan Kekamar Mandi, Tak Selang Berapa Lama, Sosok Dengan Hoodie Hitam Yang Menutupi Kepalanya Keluar, Dan Berjalan Kearah Kelas Keira, Menaruh kotak, Yang Berisi Boneka Monyet Itu.
"Bentar, Pause Dong!!" Ujar Keira, Regan Lalu Mempause Videonya, Tepat Dimana Sosok Berhoodie Itu, Menaruh kotak dimeja Keira.
"Hoodie itu...Hoodie yang Gue Kasi Ke Vanya, Pas Insiden Vanya Bully Zara!!" Ujar Keira,
"Lo Yakin Na?" Tanya Regan.
Keira Mengangguk, "Coba Lanjutin!"
Video Rekaman kembali Diputar, Dimana Setelah Sosok Berhoodie itu Meletakan Kotaknya. Dia kembali Berjalan Kearah Kamar Mandi, Tak Selang Berapa lama, Zara Keluar. Dan Juga....Bella.
" Jadi...Vanya? Zara? or Bella?" Tanya Shaka Beargumen.
"Zara Dia Gak Mungkin, Jelas Gue Lihat Ketulusan dimata Tu Cewek pas Pertama Kali Gue masuk Kesekolah Ini, Selama ini Gak ada Yang Mau Temenan Sama Dia, Dan Keira dia Bisa Dibilang Temenan sama Zara, Walaupun Cuma dimanfaatin Buat Jadi Babu Ngerjain Tugas," Ujar Keira.
"Dan Buat Bella, Gue Rasa Juga Enggak, Dia gak mungkin Lakuin itu. Dia satu-satunya Sahabat Keira!"
"Dan Vanya...."
"Na!! gak ada Yang Gak Mungkin, Kadang Temen Terdekat Bisa Jadi adalah Musuh Paling Berbahaya!!" Ujar Regan.
"Yang dibilang Bang Regan Bener, Kak!" Ujar Shaka.
"Terus Kalo Misalkan Zara Nih Penerornya, Motifnya Apa? Tujuan dia Ngelakuin Itu apa?" Tanya Raga.
"Balas Dendam!" Ujar Shaka.
"Keira Dulu Sering Bully Dia, Ralat Maksut Gue Memperalat Si Zara, Ngejadiin Dia Babu, Mungkin Itu Alasan Dia!" tambah Regan.
"Gak! Zara Gak Mungkin Lakuin Itu Regan, Filling Gue bilang, Zara Ga Lakuin Itu, Tapi Gatau, Gue Binggung!!" Ujar Keira.
"Lalu Vanya, Motifnya Jelas Kalo Dia Mau Bales Semua Tindakan Lo, Lo sering Permaluin Dia, Dan Ya, Mungkin Karna Dia Suka Sama Abangnya Keira, Makanya Dia Neror Lo!" Ujar Shaka.
"Gada Hubunganya Anj!!" Ujar Keira Ketus.
"Ya pokonya Vanya Neror Lo karna Balas Dendam, Lo Permaluiin Dia! Dah Gitu aja!!"
"Lalu Bella?" Tanya Keira.
"Dia Gak Masuk List si Teror!" ujar Raga.
KAMU SEDANG MEMBACA
This Is Not Me. (On going)
Roman pour AdolescentsBagaimana Jika Reina, Sigadis Tomboy, yang Barbar, cuek, dingin, Bodoamat dengan sekelilingnya, Bertransmigrasi kedalam Tubuh Gadis Manja, Tukang bully, Dandanan kayak Tante-tante Girang?. Keira Namanya, Sigadis tukang Bully, Manja dan selalu Caper...
