Tidak ada yang berjalan indah dalam hidup AMEERA AYUNDA, gadis manis berparas cantik berusia 20 tahun. Baik itu keluarganya, kisah cintanya dan juga masa depannya. Hidupnya rumit dan berliku, memiliki Ibu yang tak pernah menginginkannya dan pernikah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> Happy Reading <<
"Kalian cocok satu sama lain."
"Dia pelayan dan kamu pesuruh. Perpaduan yang sangat sempurna."
Arion tidak pernah sakit hati dengan ucapan Reagan. Sedari kecil ia sudah terbiasa Reagan mencemoohnya, merendahkannya atau apa pun itu namanya. Sedari kecil ia memang sudah menjadi pesuruh dari Reagan, sama seperti Ayahnya yang juga menjadi orang suruhan dari Louise Foster, Ayah kandung Reagan. Tapi entah kenapa saat Reagan merendahkan Ameera, Arion tidak suka mendengarnya.
Hei! Pelayan juga manusia. Lagipula bekerja sebagai seorang pelayan tidak buruk-buruk amat.
Tapi kembali lagi. Ini Reagan. Orang terlanjur kaya yang tak pernah mengenal kemiskinan sedari kecil. Jadi wajar saja meski pun hanya menyeleksi gadis yang hanya akan ia jadikan istri sementaranya saja, Reagan benar-benar memilih yang terbaik.
Yang Arion lakukan saat ini adalah menunggu keputusan Reagan, memilih kandidat pertama atau kandidat kedua. Dan jika Reagan sudah menjatuhkan pilihan, maka cepat atau lambat, pernikahan kontrak itu akan segera terjadi.
***
Brakk!!!
Arion terkesiap kala mendengar pintu mobil di tutup dengan sangat kencang. Dan Reagan lah yang melakukannya karena Reagan benar-benar kesal dengan kandidat pertama pilihan Arion.
Arion memperhatikan Reagan dari kaca spion di dalam mobil. Terlihat Reagan sedikit mengendurkan dasi yang dikenakannya kemudian menggulung lengan kemeja panjangnya hingga ke siku. Tanpa perlu bertanya, Arion tahu gadis yang baru saja ditemui Reagan tak sesuai dengan yang diharapkan.
"Kenapa diam saja? Jalankan mobilnya, Arion."
Tanpa banyak bertanya, Arion menyalakan mesin mobilnya kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sesuai dengan instruksi Reagan.
"Kamu menemukan dia dimana? Waktu dua puluh lima menit ku terbuang sia-sia.
Arion mengerti —dia— siapa yang Reagan maksud.
"Kamu tahu dalam waktu dua puluh lima menit, aku bisa menghasilkan puluhan ribu Poundsterling dan aku juga bisa mendapatkan kontrak kerjasama dari tiga perusahaan besar. Tapi lihat ini?" Reagan berdecak sebal.
"Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik untuk anda, Mr. Foster," balas Arion.
Kekesalan Reagan sedikit mereda setelah mendengar ucapan Arion. Ahh, ia terlalu berlebihan. Lagipula ini bukan sepenuhnya salah Arion. Arion hanya mencari tahu segala informasi tentang gadis itu tanpa bertemu dan berbicara langsung dengannya.
Sedari dulu Arion memang cukup sabar dalam menghadapinya. Ya, benar, begini lah Reagan jika apa yang ia lakukan tidak sesuai dengan keinginannya. Marah dan langsung meluapkan kemarahannya itu tanpa melihat situasi dan kondisi.