Tidak ada yang berjalan indah dalam hidup AMEERA AYUNDA, gadis manis berparas cantik berusia 20 tahun. Baik itu keluarganya, kisah cintanya dan juga masa depannya. Hidupnya rumit dan berliku, memiliki Ibu yang tak pernah menginginkannya dan pernikah...
WARNING : BACANYA MALEM ATAU ABIS BUKA PUASA KARENA ADA SCENE 17+ NYA, BIAR AMAN YAH WKWK ...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> Happy Reading <<
Sembari memeluk bantal, Ameera meraba bibirnya. Ia heran kenapa ia setuju-setuju saat Reagan memintanya memberikan sebuah ciuman agar ia bisa secepatnya pulang ke Jakarta demi bisa bertemu Ibunya.
Ameera berusaha memejamkan matanya meski dirasa sulit. Ameera teringat pada sikap Reagan malam ini yang benar-benar sangat manis, tak seperti biasanya.
Setelah ia dan Reagan berciuman saat di pesta tadi, Ameera menundukkan kepalanya dalam-dalam. Dan respon Reagan adalah memeluknya sembari berdansa. Kemudian setelah itu Reagan mengajaknya pulang. Dalam perjalanan pulang, Reagan terlihat bersikap biasa saja, tidak seperti Ameera yang merasa benar-benar murahan. Ya, ia merasa seperti wanita murahan yang dengan sadar berciuman dengan pria tanpa ada perasaan apa pun demi sebuah janji.
Ameera berharap Reagan tidak mengingkari janjinya.
Ameera memukul-mukul kepalanya agar supaya pemikiran tentang Reagan dan ciuman itu tak ia ingat-ingat lagi. Benar! Ia harus melupakannya. Toh Reagan saja terlihat seolah tak pernah terjadi apa pun diantara mereka tapi kenapa hingga menjelang tidur pun Ameera tak bisa melupakan ciuman itu.
"Sial!
Di sisi lain Reagan meraba bibirnya dengan pandangan mata tertuju pada langit-langit kamar. Entah kenapa ia tak bisa mengenyahkan sensasi saat berciuman dengan Ameera. Bukan karena Ameera dan ciumannya, melainkan sensasi dan efek yang ditimbulkan setelahnya. Bahkan setelah tiba di kamar, Reagan langsung mandi air dingin untuk meredam sesuatu yang ... entah lah! Tiba-tiba saja malam ia membutuhkan kehangatan seorang wanita.
"Aku akui tubuhmu cukup indah, Ameera. Tapi indah saja tidak cukup untuk membangkitkan gairahku."
Benar! Saat itu memang benar Reagan tidak tertarik sedikit pun pada Ameera bahkan saat melihat tubuh polos Ameera pun ...
"Shit!" Reagan mengumpat marah seraya beranjak dari ranjang kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar mandi. Bisa-bisanya ia teringat pada saat dimana Ameera tampil polos dihadapannya. Sepertinya ia harus membuktikan bahwa bukan hanya berciuman dengan Ameera saja yang mampu membuatnya bergairah seperti ini tapi dengan wanita lain juga bisa.
Hei! Wajar saja ia bergairah karena ia pria normal.
***
Dan Reagan pun benar-benar membuktikan ucapannya untuk mendapatkan kehangatan wanita malam ini dengan di temani Arion. Bisa saja ia meminta Arion untuk menyewa wanita bayaran untuk sekedar menemaninya tapi Reagan tidak ingin melakukannya. Ia menginginkan sesuatu yang lain. Ya, ia ingin mencari gadis yang ia inginkan dengan caranya sendiri, bukan wanita bayaran yang terbiasa menjajakan tubuhnya.