Tidak ada yang berjalan indah dalam hidup AMEERA AYUNDA, gadis manis berparas cantik berusia 20 tahun. Baik itu keluarganya, kisah cintanya dan juga masa depannya. Hidupnya rumit dan berliku, memiliki Ibu yang tak pernah menginginkannya dan pernikah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> Happy Reading <<
Ameera membuang pandangannya ke arah kaca jendela kala sudah berada di dalam pesawat yang akan membawanya ke Maldives. Ameera kesal karena Reagan melarangnya hanya untuk berpamitan pada Violetta dan Kenzie yang juga tengah berada di Bandara bersama Patricia dan Louise.
Ameera heran sebenarnya atas alasan apa Reagan terlihat tak suka dengan keduanya?
Seharusnya Reagan menyayangi mereka terlebih Kenzie karena Kenzie merupakan keponakan Reagan satu-satunya, anak kandung dari kembaran Reagan sendiri. Tapi lihat apa yang Reagan lakukan?
"Cek ponselmu sekarang juga, Ameera."
Tanpa menoleh dan mengatakan apa pun, Ameera merogoh ponsel butut di dalam tasnya.
"Jangan bilang kalau sampai saat ini kamu tidak memakai ponsel yang aku berikan," tebak Reagan tepat sasaran.
Ameera menoleh. "Apa masalah ponsel ini juga harus kita perdebatkan, sekarang?"
Reagan menggelengkan kepalanya. Dalam satu hari saja setelah Ameera resmi menjadi istrinya, banyak sekali hal-hal sepele yang sudah mereka perdebatkan. Bahkan saat akan ke Bandara dan saat Ameera memilih pakaian yang akan di bawa, Reagan sampai harus kembali meminta bantuan Clara karena ia benar-benar tidak suka dengan pilihan Ameera yang biasa-biasa saja.
See ... hanya perkara pakaian saja, Ameera sampai menguji kesabarannya. Ameera benar-benar tak menjalankan perintahnya dengan baik. Hanya di mulut saja tapi tidak dengan prakteknya.
Dan karena kini Reagan menyadari bahwa mereka berdua berada di ruang publik, Reagan tidak ingin memperdebatkan masalah sepele itu lagi di depan banyak pasang mata. Ini baru satu hari, bagaimana dengan sembilan puluh sembilan hari ke depan?
Reagan menghela napas dalam-dalam. Tapi ini lah pilihannya. Ini lah gadis yang sudah ia pilih. Baik dan buruknya harus ia terima.
Reagan mencoba bersabar, hanya sembilan puluh sembilan hari dan setelah itu ia akan kembali pada kehidupannya tanpa Ameera dan tanpa perdebatan tak berguna dengannya.
Reagan mengulurkan tangannya pada Ameera. "Ponselmu."
Ameera hendak memberikan ponsel bututnya namun ...
"Ponsel barumu, Ameera."
Ameera merogoh tasnya kemudian memberikannya pada Reagan. Reagan mengotak-atik ponsel tersebut kemudian mengunduh aplikasi yang Arion berikan.
Ameera kembali memfokuskan pandangannya pada kaca jendela di pesawat.
"Selesai." Reagan kembali memberikan ponsel itu pada Ameera.
"Rekening baru," ucap Ameera kala melihat notifikasi yang masuk ke ponselnya. Rekening dari salah satu Bank di wilayah itu.
"Ya, aku meminta Arion membukakan rekening baru untukmu," jelas Reagan. Tanpa Ameera ketahui, atas permintaan Reagan, Arion juga melegalkan data-data Ameera Ayunda sebagai Ameera Alma Gundono untuk mempermudah segala sesuatunya terutama untuk mengurus dokumen-dokumen yang Ameera butuhkan saat nantinya Ameera menemaninya berpergian ke mana pun seperti paspor ini. Dan segala sesuatunya dapat dengan mudah dan cepat Reagan lakukan dengan uang dan kekuasaan yang ia miliki. Tapi dengan begitu bodohnya, Ameera tak pernah menanyakan tentang ini kecuali mengenai paspor.