Tidak ada yang berjalan indah dalam hidup AMEERA AYUNDA, gadis manis berparas cantik berusia 20 tahun. Baik itu keluarganya, kisah cintanya dan juga masa depannya. Hidupnya rumit dan berliku, memiliki Ibu yang tak pernah menginginkannya dan pernikah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> Happy Reading <<
Ameera baru mengetahui fakta baru dari mulut Patricia bahwa ternyata Patricia melarang keras Reagan keluar dari kediaman keluarga Foster meski Reagan sudah menikah. Hal tersebut dikarenakan Reagan merupakan satu-satunya putra mereka.
"Tapi karena sebelum menikah Reagan sudah membeli mansion ini dan katanya sayang kalau tidak ditempati, Mommy terpaksa mengizinkan kalian tinggal di sini."
"Sebenarnya Mommy tidak pernah keberatan kalau kamu dan Ameera tinggal bersama Daddy dan Mommy. Rumah akan semakin ramai ada kamu dan Ameera di sana."
Reagan menanggapinya dengan senyuman. Entah untuk ke berapa kalinya ia mendengar hal ini dari Patricia. Sampai hubungan palsu ia dan Ameera berakhir, maka ia dan Ameera tidak akan pernah tinggal di sana. Bisa bahaya jika sampai Patricia mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Toh Reagan menjalankan pernikahan ini adalah untuk membuat Patricia dan Louise bahagia melihatnya menikah. Itu saja. Tidak ada alasan lain.
Patricia memperhatikan Reagan yang tengah menikmati makanan yang ia bawa buatan Chef Renata yang bekerja di kediamannya. Reagan terlihat menikmati makanan tersebut.
"Nambah lagi ya." Patricia menambahkan makanan ke dalam piring Reagan. "Kamu pasti kangen makanan buatan Chef Renata."
Lagi, Reagan menanggapinya dengan senyuman. Jika ia menikahi gadis yang dicintainya, maka ia tak perlu repot-repot tinggal berjauhan dengan Patricia dan Louise. Ia dan gadis tercintanya itu akan tinggal di sana. Tapi yang jadi masalahnya ini Ameera, gadis yang ia nikahi secara kontrak dan kurang dari delapan puluh hari lagi hubungan palsu ini akan berakhir.
Sembari menikmati santap malam yang luar biasa lezat, perbincangan hangat mengalir begitu saja.
Ameera tertegun kala melihat interaksi Patricia dan juga Reagan. Sebagai seorang Ibu, Patricia terlihat sangat menyayangi Reagan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan Wika. Ameera dan Wika tak pernah sehari pun tidak beradu argument. Di mata Wika apa pun yang ia lakukan selalu saja salah.
Tapi kini, setelah berjauhan dengan Wika kemudian Wika kecelakaan kemudian koma, dan Ameera belum mendapatkan kabar apa pun tentang Wika dari Dewa membuat Ameera sedih dan kecewa. Tapi satu hal yang pasti, Ameera selalu menyelipkan kesembuhan Wika dalam doanya pada Tuhan.
See ... Reagan begitu terbuka dan menceritakan apa pun pada Patricia. Hingga saat ini sebenarnya Ameera heran, bisa-bisanya Reagan tega membohongi Patricia yang super duper baik itu dengan pernikahan palsu ini. Dan sialnya ia menjadi bagian dari kesempurnaan kebohongan Reagan Foster.
Oh Tuhan! Maafkan dirinya yang tak bisa untuk mengatakan tidak pada keinginan Reagan Foster.
Setelah mendengar obrolan antara Reagan dan Patricia, Ameera baru tahu bahwa ternyata selama satu minggu kemarin Reagan pergi ke Liverpool untuk urusan pekerjaan. Ameera pikir Reagan sengaja menghindar darinya dengan mengerjakan pekerjaan di kamarnya. Tapi kenapa Reagan tidak mengatakan hal ini padanya?