33 - Can I Hug you?

12.3K 531 18
                                        

>> Happy Reading <<

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

>> Happy Reading <<

Dalam perjalanan menuju hotel, Reagan mengepalkan tangannya marah. Di saat Ameera bersamanya, bisa-bisanya ia kecolongan. Isi kepalanya dipenuhi oleh pikiran-pikiran buruk mengenai siapa yang sudah melakukan hal sekeji ini pada Ameera.

Setelah melihat Devano dan Fia, Reagan yakin bukan mereka pelakunya. Reagan juga yakin yang bertindak sekeji ini pasti salah satu dari relasi bisnisnya.

Sial! Seharusnya mereka melampiaskannya padanya, bukan pada Ameera yang sama sekali tak bersalah di sini.

Dan Reagan sudah mengerahkan orang-orangnya untuk mengusut tuntas permasalahan ini sampai ke akar-akarnya.

Setelah mendengar kronologi dari Ameera, Reagan tidak ingin foto-foto telanjang Ameera itu tersebar. Jika Ameera malu, maka ia juga demikian. Reagan tak menyangka rencana balas dendamnya pada Devano akan berakhir dengan kejadian ini.

Reagan menoleh pada Ameera yang masih tetap sama, duduk diam tanpa bersuara. Tangan Reagan terulur menggenggam jemari Ameera. Ameera tertunduk memperhatikan tangannya yang bertaut dengan tangan Reagan.

"Jangan khawatir. Kurang dari 24 jam, pelakunya akan segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal. Aku janji."

Ameera menoleh dan tersenyum tipis pada Reagan. Ia percaya dan yakin seorang Reagan Foster mampu melakukannya.

"Terima kasih sudah peduli padaku, Reagan Foster."

Reagan tersenyum menanggapinya.

"Terima kasih sudah membantuku membalas dendam pada Devano dan juga Fia."

Lagi, Reagan tersenyum menanggapinya.

"Boleh aku bertanya sesuatu?"

"Tentu," jawab Reagan sembari fokus menyetir.

"Darimana kamu tahu soal Devano?"

Reagan yakin cepat atau lambat Ameera akan menanyakan hal ini padanya.

"Momo yang menceritakannya padaku," bohong Reagan. Ia tidak ingin Ameera tahu bahwa setelah mengetahui segalanya dari ponsel Ameera, ia pun mencari tahu segala hal tentang Devano melalui bantuan Arion.

***

Setelah membersihkan diri kemudian berganti dengan gaun tidur, Ameera menghampiri Reagan yang tengah asyik berkutat dengan ponselnya di ruang tengah. Ameera mengembalikan tuxedo milik Reagan yang tadi ia pakai untuk menutupi tubuh polosnya.

"Terima kasih," ucap Ameera tulus. Malam ini ia benar-benar berhutang budi pada Reagan bahkan saat turun dari restoran rooftop di lantai 56, Reagan menggendongnya sampai ke parkiran basemen tempat mobil mereka terparkir.

Pandangan keduanya terkunci untuk beberapa saat sebelum akhirnya Ameera memutuskan pandangan itu.

"Aku tunggu di kamar. Kabari aku kalau pelakunya sudah berhasil ditemukan."

100 DAYS MY HUSBAND [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang