25 - Incident

12.1K 517 17
                                        

Dalam perjalanan entah akan kemana karena sebelumnya Reagan meminta Ameera untuk mengenakan gaun yang paling bagus juga berias diri, Ameera diam tak bergeming tak berani dan tak ingin menatap Reagan yang sepertinya mood-nya masih saja seperti saat...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dalam perjalanan entah akan kemana karena sebelumnya Reagan meminta Ameera untuk mengenakan gaun yang paling bagus juga berias diri, Ameera diam tak bergeming tak berani dan tak ingin menatap Reagan yang sepertinya mood-nya masih saja seperti saat ia temui tadi siang di kantor. Hanya suara lagu yang diputar dari audio mobil menemani perjalanan mereka.

Reagan juga tak mempermasalahkan penampilannya ... tidak! Bukan tak mempermasalahkan, dilirik saja tidak.

See ... pakaian mahal seperti apa pun memang tidak akan pernah cocok dipakai olehnya, bahkan Reagan saja enggan menatapnya.

Ameera teringat pada penampilan Alexa saat di kantor tadi. Meski hanya sebagai sekretaris Reagan, Alexa jauh lebih fashionable dibandingkan dengannya. Bentuk tubuhnya yang aduhai, tinggi badannya, wajahnya yang cantik, cocok sekali jika bersanding dengan Reagan.

Yang jadi pertanyaannya di sini kenapa Reagan tidak memilih Alexa? Apa Alexa tidak menyukai Reagan karena sikapnya dan mulutnya yang tajam dalam berbicara?

Ponsel Ameera di dalam clutch bag bergetar menandakan ada chat WhatsApp masuk untuknya. Dewa lah yang mengirimnya WhatsApp dengan mengabarkan kondisi Ibunya yang kritis.

Tanpa pikir panjang, dengan berbicara menggunakan bahasa Indonesia Ameera pun menghubungi Dewa kemudian menanyakan bagaimana Ibunya itu bisa sampai kritis.

Ditengah-tengah perbincangannya seriusnya dengan Dewa, Reagan memprotesnya.

"Bisakah berhenti berbicara dengan bahasa antah berantah itu? Konsentrasiku jadi terganggu."

Ameera menoleh. Antah berantah katanya? Ia heran kenapa seharian ini Reagan begitu ketus dan menyebalkan?

"Om Dewa, berhubung aku lagi di kandang singa dan singa-nya ini lagi sensitif banget karena lapar, aku matiin dulu teleponnya. Pokoknya apa pun yang terjadi, kabarin aku. Aku tunggu kabar terkini tentang Ibu."

"Iya Ameera. Kamu jaga diri baik-baik. Sampaikan salam Om buat suami kamu."

"Hmm." Ameera berdehem sebagai jawaban kemudian mengakhiri panggilan teleponnya. Ya, Ameera sudah menceritakan bahwa ia sudah menikah dan suaminya itu lah yang membantunya membayar biaya operasi dan perawatan Ibunya selama di rawat di rumah sakit. Ameera tidak mengatakan kejujurannya baik pada Dewa atau pun Momo bahwa ia dan Reagan menikah secara kontrak dan dalam waktu beberapa minggu lagi kontrak ini akan segera berakhir. Cukup kabar bahagia tentang pernikahannya saja yang mereka ketahui, tidak dengan kabar buruk yang Ameera rasakan setelah pernikahan kontrak ini terjadi.

***

Reagan dan Ameera pun tiba di suatu tempat. Ameera mengedarkan pandangannya ke sekeliling yang sudah dipenuhi oleh deretan mobil-mobil mewah yang terparkir. Sepertinya pemilik rumah besar ini sedang mengadakan pesta dan mengundang banyak sekali tamu.

100 DAYS MY HUSBAND [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang