13 - Marriage Contract

10.6K 489 10
                                        

>> Happy Reading <<

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

>> Happy Reading <<

Reagan menatap pantulan dirinya dari cermin besar dihadapannya. Ia hanya mengenakan boxer dari salah satu brand ternama saja. Tatapan matanya tertuju pada luka bakar di pahanya yang perlahan-lahan memudar.

Dan sialnya! Reagan tak bisa mengontrol diri dan pikirannya sendiri untuk tidak tertuju pada Ameera, pada wajah gadis itu saat mengobati lukanya, pada tubuh polos gadis itu saat gadis itu menawarkan tubuhnya dan pada kejadian semalam saat ia memperhatikan Ameera tidur.

Reagan menyugar rambutnya. Lagi dan lagi ia harus teringat pada hal konyol yang memalukan yang terjadi di luar nalarnya kala ia memperhatikan bekas luka ini. Reagan heran karena belakangan ini isi kepalanya selalu saja tertuju pada gadis pembangkang itu.

Apa ini terjadi karena kebenciannya pada Ameera begitu dalam sampai-sampai Ameera lah yang memenuhi isi kepalanya?

Kala melihat jam di dinding, buru-buru Reagan mengenakan pakaian kerjanya yang sudah Arion pilihkan untuknya. Pagi ini ia ada pertemuan penting jadi ia tidak boleh terlambat.

***

"Mommy heran deh sama kamu, udah mau nikah loh tapi masih tinggal terpisah. Apa ini karena kamu nggak mau jauh-jauh dari Mommy," canda Patricia menggoda Reagan. Sedari kecil Reagan sudah tinggal bersamanya dan baru setelah menikah nanti, Reagan tinggal terpisah darinya. Reagan bahkan sudah membeli mansion mewah untuk ia tinggali nantinya bersama Ameera saat mereka sudah resmi menikah.

"Aku sih mau-mau saja tinggal satu atap dengan Ameera, tapi Ameera nya yang tidak mau."

Patricia dan Louise memuji sikap Ameera yang benar-benar berprinsip pada adab dan budaya ketimuran, harus resmi dulu baru setelah itu tinggal bersama.

Lagi dan lagi, baik Patricia dan Louise memuji Ameera yang selain cantik, baik, pintar dan sopan santun, prinsip hidup Ameera juga patut diapresiasi. Jarang sekali pasangan di zaman sekarang terutama di kawasan Eropa berprinsip seperti demikian.

Sejujurnya Reagan sudah muak mendengar kedua orang tuanya terus-terusan memuji Ameera. Hei! Ameera tidak sesempurna seperti yang mereka katakan. Sekedar informasi bahwa setelah Reagan mengenalkan Ameera sebagai kekasih sekaligus calon istrinya pada Patricia dan Louise, Reagan tak perlu lagi beralasan untuk menghindar dari sarapan dan makan malam bersama mereka lagi. Meski lagi dan lagi perbincangan yang terjadi di meja makan selain membicarakan bisnis, juga membicarakan rencana pernikahannya yang hampir mendekati hari H, Reagan tak merasa keberatan.

Dan Patricia tetap tidak setuju dengan keinginan Reagan yang hanya mengundang beberapa keluarga inti serta kolega bisnis terdekat saja. Patricia ingin pesta pernikahan putranya itu diselenggarakan secara besar-besaran dengan mengundang banyak sekali tamu undangan mengingat relasinya, Reagan dan Louise miliki itu ada banyak sekali.

Patricia tidak ingin Reagan mengikuti jejak Revan yang hanya menyelenggarakan pesta pernikahan sederhana di Tokyo, beberapa tahun lalu.

Kala Patricia flashback membicarakan pernikahan Revan, Reagan menghentikan aktivitasnya sejenak. Ia heran kenapa Patricia harus kembali mengingatkannya pada luka lama yang sudah ia kubur dalam-dalam?

100 DAYS MY HUSBAND [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang