Tidak ada yang berjalan indah dalam hidup AMEERA AYUNDA, gadis manis berparas cantik berusia 20 tahun. Baik itu keluarganya, kisah cintanya dan juga masa depannya. Hidupnya rumit dan berliku, memiliki Ibu yang tak pernah menginginkannya dan pernikah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> Happy Reading <<
Dengan mengenakan gaun pernikahan berwarna putih dengan ekor panjang menjuntai, Ameera menatap pantulan dirinya dari cermin besar dihadapannya. Ia baru saja di rias sedemikian rupa oleh make up artis kenamaan. Dan hasil riasan mereka sungguh luar biasa.
Ameera tersenyum miris. Ia pernah berada di posisi ini bersama Devano, pria yang dicintainya bahkan hingga kini Ameera tidak bisa melupakan apa yang Devano buat. Ya, pernikahan mereka kala itu gagal karena Devano pergi dengan mantan kekasihnya tanpa peduli bagaimana hancurnya perasaannya. Dan hingga saat ini Ameera masih menyimpan dendam yang teramat sangat pada mantan calon suaminya itu. Nanti jika ada kesempatan, Ameera akan membalas apa yang Devano lakukan padanya.
Ameera memejamkan matanya kala teringat pada senyum manis Patricia dan juga Louise yang bahagia sekali dengan pernikahan ini. Melihat senyum Patricia, mengingatkannya pada sosok Ibunya yang saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Jauh di lubuk hatinya yang terdalam, Ameera merasa berdosa telah membohongi Patricia dan juga Louise dengan menyetujui keinginan Reagan. Ameera berharap sesuatu hal buruk terjadi pada Reagan agar supaya pernikahan yang tak diinginkannya ini tak pernah terjadi.
Ceklek!!
Ameera membuka matanya kala ada seseorang masuk ke tempatnya di rias.
"Sudah?"
Ameera menganggukkan kepalanya.
"Mr. Foster sudah menunggu anda di altar."
***
Reagan menyeringai seraya memperhatikan Ameera yang digandeng oleh seorang pria paruh baya yang Reagan pekerjakan untuk berpura-pura menjadi paman Ameera sebagai satu-satunya keluarga palsu Ameera yang datang ke pernikahan ini.
Dengan begitu anggunnya, Ameera dan pria itu terus berjalan, semakin mendekat ke arahnya. Tatapan mata semua tamu yang hadir tertuju pada Ameera yang begitu anggun dengan gaun pernikahannya.
Meski hanya mengundang keluarga inti dan teman-teman dekat saja, Ameera merasa pernikahan ini benar-benar mewah dan berkelas mengingat keluarga Foster merupakan keluarga pengusaha ternama.
"Berkat make up artis kenamaan kenalan Mommy, gadis pas-pasan itu bisa juga secantik ini," batin Reagan tersenyum miring. Setidaknya di hari pernikahan ini, Ameera pantas dan layak bersanding dengannya.
Pernikahan yang diselenggarakan secara outdoor di pinggiran pantai itu begitu sederhana dan tertutup, hanya dihadiri oleh keluarga dekat dan teman-teman terdekat saja. Reagan lah yang menginginkan konsepnya seperti ini. Meski pada awalnya Patricia memprotesnya karena Patricia ingin pesta pernikahan Reagan diselenggarakan secara besar-besaran dan mengundang banyak sekali tamu undangan, tapi pada akhirnya Patricia menyetujui keinginan putranya itu. Toh dengan begini, pernikahan ini benar-benar terasa kesakralannya dan benar-benar private.