Tidak ada yang berjalan indah dalam hidup AMEERA AYUNDA, gadis manis berparas cantik berusia 20 tahun. Baik itu keluarganya, kisah cintanya dan juga masa depannya. Hidupnya rumit dan berliku, memiliki Ibu yang tak pernah menginginkannya dan pernikah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> Happy Reading <<
2 minggu kemudian ...
Ameera kembali menjalani rutinitas seperti hari-hari biasanya, berkuliah kemudian ke toko, menghabiskan waktu di sana dan terkadang saat Abimana mengajaknya keluar, Ameera kerap kali menolak dengan alasan sibuk. Ameera merasa sudah cukup rasanya ia merepotkan Abimana atas masalahnya bersama Reagan. Meski kini statusnya sudah jelas karena Reagan sudah memberikan kepastian padanya, tetap saja ada sesuatu dalam diri Ameera yang tidak merasa puas dengan ini. Entah kenapa Ameera merasa hatinya gundah.
Benar, sosok itu adalah Abimana Pangestu. Abimana bahkan berujar rela menunggu Ameera siap menerimanya.
"Dengan adanya cowok baru di hidup lo, gue yakin cepat atau lambat perasaan yang ganggu hati lo ini akan segera sirna."
Setelah dipikir-pikir apa yang Momo katakan saat bervideo call ria dengannya tadi pagi ada benarnya juga.
"Apa aku terima Abi aja ya? Selama ini dia terlalu baik buat aku," tanya Ameera ragu pada dirinya sendiri sembari menatap layar laptop. Meski ia tengah mengerjakan sesuatu, tapi tetap saja pikirannya tak bisa fokus pada apa yang ia kerjakan.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Mohon maaf BAB ini sudah dihapus & hanya bisa dibaca di Karyakarsa (Season 2 terdiri dari : BAB 1 s/d BAB 13 + Epilog + Ekstra Chapter I & II)
Link Karyakarsa ada di bio wattpad aku. Terus search di kolom KARYA, cari judul 100 DAYS MY HUSBAND
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
>> To be continued <<
Wah, Mas Abi ... kenapa kamu makin kesini makin kesana?! Readers yang dukung kamu jadi kecewa kan :'((
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.