19 - Stupid Girl

10.2K 472 10
                                        

>> Happy Reading <<

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

>> Happy Reading <<

Momo menghampiri Arion yang tengah menikmati santap siang di restoran di tempatnya bekerja.

"Selamat menikmati." Momo meletakkan berry smoothies buatannya di meja Arion. Biasanya Arion memesan minuman tersebut tapi tidak dengan hari ini.

"Aku nggak pesan minuman ini loh."

"Aku tahu," timpal Momo. "Minuman ini aku buatin spesial buat kamu."

Arion mengernyitkan dahi. Tumben sekali? Apa Momo baru saja gajian jadi sebaik ini padanya?

"Boleh aku minum?"

Momo menganggukkan kepalanya. "Tentu saja."

Setelah Arion menyeruput berry smoothies dan tersisa setengahnya saja, Momo mendudukkan dirinya di hadapan Arion.

"Boleh aku bertanya sesuatu?"

Arion mengangguk sembari mengunyah makanan dalam mulutnya. "Mengenai apa?"

"Ameera."

Arion menghentikan aktivitasnya.

"Udah satu minggu lebih setelah dia pulang honeymoon di Maldives dia nggak ada kabar. Teleponnya nggak aktif. Nggak pernah online di IG juga. Sebagai sahabat terdekatnya dan satu-satunya orang yang dia kenal di London, aku benar-benar khawatir, Arion. Ini rekor terlama dia nggak ada kabar."

Arion terkekeh kecil mendengar kekhawatiran Momo yang di rasa berlebihan. Jadi Momo menyogoknya dengan berry smoothies adalah untuk ini. Ahh, andai saja Momo tidak memiliki kekasih sudah sejak lama Arion memacarinya. Momo ini benar-benar menggemaskan dan sangat sopan sekali. Untuk bertanya saja harus memberinya minum segala.

"Kenapa ketawa? Aku benar-benar khawatir tahu."

"Ya aku tahu, Mo. Tapi tenang saja, saat ini Ameera baik-baik saja."

Momo mencondongkan tubuhnya pada Arion. "Kamu kan teman dekat Reagan Foster. Pasti kamu tahu dimana Ameera dan Reagan tinggal."

Arion mengangguk sebagai jawaban.

"Bisa kamu kasih tahu aku alamatnya di mana?" tanya Momo memaksa. Entah kenapa meski Ameera bilang Ameera bahagia dengan pernikahannya, Momo masih tidak yakin. Ya, ia tipe orang yang tidak akan percaya jika tidak membuktikannya dengan mata kepalanya sendiri.

Arion menggelengkan kepalanya. Bisa bahaya jika sampai Momo tahu kediaman Reagan dan Ameera. Reagan melarang keras siapa pun yang Ameera kenal mengetahui tempat tinggalnya.

"Untuk hal ini aku nggak bisa kasih tahu kamu. Tapi percaya sama aku, Ameera baik-baik saja."

Arion mengeluarkan ponselnya kemudian memberikan nomor ponsel milik Ameera yang baru pada Momo.

100 DAYS MY HUSBAND [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang