Hola, Darlin... Yang suka chapter ini, yuk tinggalin jejak. Makasih....
Adriana
"Kau di jemput Taylor dan nanti malam mau berkencan dengannya?" tanya Ashley sambil mengetik sesuatu di ponselnya.
"Kau kan juga ikut, Ash. Toh, ini cuma permintaan maaf Taylor soal semalam," jawabku sambil duduk di sofa kulit biru tua berbantal pink beledu. Ya, apartemen ini benar-benar gabungan dua warna kesukaanku dan Ashley... dan menurut kami, hasilnya sangat keren.
"Ya, aku tahu tentang itu. Dia pasti mabuk berat," kata Ashley sambil meminum secangkir teh manis.
"Taylor cemburu kepadaku--karena aku dekat dengan Ryker."
Ashley mencebik. "Aku mengerti sekarang. Karena kau tidak enak pada Taylor, jadi kau nggak mau mengangkat telepon dari Ryker?
"Bukan itu alasannya. Lagi pula dari mana kau tahu aku tidak membalas telepon dan belum membaca..."
"APA? Kau juga belum membaca pesannya? Keterlaluan." Ashley menggeleng-geleng.
Mulai nih, Ashley dengan petuahnya yang membuatku merasa bersalah. Selain Mom, cuma dia yang membuat efek seperti itu padaku. Aku buru-buru berdiri dan pergi ke belakang.
"Mau ke mana kau... jangan pergi dariku? Apa kau takut?" teriak Ashley sambil terkikik.
"Aku kembali. Silakan memberi petuah Miss Ashley," sindirku.
"Oh tidak, kau mulai lagi. Sudahlah... selama kau menyapu lantai yang sudah bersih ini, aku akan berbincang-bincang denganmu," sindir Ashley balik.
Berbincang-bincang dari Kansas? Aku jadi teringat, belum menanyakan soal Ashley yang tidur dengan...
"Kenapa mimik mukamu berubah-ubah? Mulai dari pasrah ke kesal lalu menyeringai... dan sekarang nyengir, deh...."
"Kau tahu dari mana, kalau aku nggak mengangkat telepon dari Ryker?"
"Karena... aku baru saja pulang dari rumah Ry. Kau tahu, dia ternyata pintar memasak. Dia membuatkanku enchilada isi daging sapi, kentang, kacang merah, keju dan sayuran disiram dengan saus cabai yang pedas." Ashley menyeringai lalu mendesah. "Ini enchilada terenak yang pernah kumakan." Kemudian Ashley tergelak.
"Kenapa tertawa?" tanyaku sewot.
"Dilihat dari kau memanyunkan bibirmu, kau iri kan? Jangan dulu iri, aku belum selesai. Aku bertanya apa dia bisa membuat pizza pepperoni dengan jamur dan ekstra keju? Dia bilang bisa. Lalu aku sebutkan semua makanan kesukaanku, dia bilang bisa juga. Kau tahu setiap pergi ke New York, kita selalu mampir ke restoran favoritmu..."
"Maksudmu Beyond Sushi?"
Ashley mengangguk. "Dan dia membuatkan spicy mang roll dan mighty mushroom roll ala aku dan Ry tentunya."
Aku tertawa geli, tidak percaya. "Kau bercanda?"
"Yeah, walaupun agak lama menunggunya... karena Mrs. Jones membeli dulu beras hitam, beras merah, mangga, jamur enoki dan shitake. Tapi semuanya terbayar saat Ry membuatkan saus shitake teriyaki sesuai permintaanku, yang pedas. Dan rasanya..." Ashley mencium jari telunjuk dan jempolnya, "yum."
Kini aku menyeringai dan menunjuk Ashley dengan ujung sapuku. "Kau Cewek pembohong nomor satu... aku tidak percaya--" aku langsung menghampirinya ketika dia menggoyang-goyangkan ponselnya.
"Geser saja, kira-kira ada sepuluh foto," kata Ashley sambil ikutan melihat foto di ponselnya.
Pertama aku melihat enchilada di piring yang menggugah selera, lalu foto Ashley dengan seksi memakan enchilada. Sempat-sempatnya dia berdandan dulu lagi, hanya untuk makan... okay, dan berfoto ria. Lalu ada foto Ryker sedang makan makanan yang sama--yang benar-benar kece menurutku. Ada juga foto sushi-sushi vegetarian yang cantik di piring berwarna putih, beserta dua macam saus di mangkuk putih. Lalu beberapa foto Ashley yang bersiap-siap memakan sushi dengan sumpitnya. Dan yang terakhir yang membuatku kaget, Ashley menyuapi sushi mighty mushroom roll dengan tangannya, tanpa menggunakan sumpit pada mulut Ryker. Aku menatap Ashley, jengkel.
KAMU SEDANG MEMBACA
In Bed with a Rocker
Chick-Lit21+ [Hollywood Love #1] Berpura-pura pacaran dan terjebak dalam zona pertemanan dengan aktris seksi, Adriana Britton, merupakan surga dan neraka bagi gitaris band rock THEme, Ryker Maxim, yang sangat mengidolakan Adriana. Ini semua berawal dari fo...
