——
Hari ini Yedam dan Mulan kembali ke rumah mereka setelah beberapa hari menginap di rumah orang tua Mulan.
"Haaaa fyuhhhh kangen banget di rumah," ucap Mulan sembari menghirup dalam-dalam aroma rumahnya yang agak berdebu karena sudah hampir dua minggu tidak berpenghuni.
Rumah ini memang tidak diurus oleh pembantu rumah tangga karena ART sebelumnya resign karena sakit.
"Hmm beres-beres yang mana dulu yaa enaknya," ucap Mulan pada dirinya sendiri.
Saat hendak memegang sapu, pergerakan Mulan terhenti ketika Yedam memeluknya erat dari belakang.
"Dam, ngapain sih?"
"Panggil Mas coba."
"Enggak, ngapain tiba-tiba panggil Mas?"
"Yaudah, nggak mau lepasin," Yedam semakin mengeratkan pelukannya.
"Dam ihh lepasin, nggak?" Mulan berusaha melepaskan diri, namun yaa, sebelum Yedam rutin berolahraga saja Mulan tidak kuat kalau harus melawan Yedam, apalagi sekarang.
"Bilang 'Mas Yedam lepasin'," goda Yedam.
"Idih, ogahhh."
Mendengar respons itu, Yedam mulai menjadi-jadi dengan menciumi leher Mulan.
"Ihhh, geli Dam, lepasin nggak?" balas Mulan sembari menahan tawa karena merasa kegelian.
"Dam, udah ahh, geli tauu."
"Mas!" ucap Yedam lagi dengan sedikit penekanan.
Mulan memutar malas bola matanya. "Mas Yedam lepasin yaa, aku mau beres-beres, nggak enak ini rumah berdebu semua."
Yedam tersenyum senang sembari melepas pelukannya.
"Cengar-cengir mulu, sini bantuin," gerutu Mulan.
"Hehe, sini aku bantuin, Yang."
••••••
Rumah akhirnya bersih kembali dan tersisa dua manusia kotor yang tergeletak duduk di sofa karena kecapean.
"Yang, kamu mandi dulu sana, ini sisanya biar aku beresin. Kamu mandinya lama, jadi pas aku selesai beresin yang di dapur, kamu selesai mandi," ucap Yedam. Mulan pun setuju dan bergegas untuk mandi.
Benar perkataan Yedam, ketika Yedam selesai membereskan dapur, Mulan sudah selesai mandi. "Udah, Dam, mandi sana."
"APA??"
"Mas Yedam mandi sana, kamu bau asem."
"Oke siap."
"Hehh, dasar."
Mulan pun duduk di sofa dan mulai menonton film di aplikasi berbayar.
"Film apasih yang bagus?" Mulan asik memindah-mindahkan halaman dari apk tersebut.
"Nonton Naruto aja kali ya."
Tak berselang lama, Yedam pun duduk di sampingnya. "Lah, cepet amat mandinya."
"Ngapain mandi lama-lama? Aku kan nggak kayak kamu yang harus absenin peralatan mandi satu-satu."
"Minimal ganti baju dulu, boss."
"Sengaja aku nggak mau ganti baju.......
....
...
Lan."
"Apa?"
Perlahan Yedam mulai mendekatkan wajahnya ke arah Mulan. Mulan pun mulai menyadari hal apa yang akan diperbuat oleh Mr. Kyle ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
☆ 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐤𝐚𝐡 || 𝐁𝐚𝐧𝐠 𝐘𝐞𝐝𝐚𝐦 ☆
Teen FictionMulan adalah cinta pertama Yedam, gadis yang sama pintarnya dengan Yedam. Mereka sudah lama saling mengenal, tapi bagi Mulan, Yedam itu rival abadinya. Berbeda dengan Mulan, Yedam menganggap Mulan adalah Semestanya. Sedari kecil mereka selalu menda...
