" D u a p u l u h e m p a t "

95 13 5
                                        

Yedam Pov

Lan, kamu dimana ya, udah lama banget aku nggak denger suaramu, jadi kangen suara ngomel kamu setiap ketemu sama aku.

Huhh

Aku salah ya? Seharusnya aku nggak maksa kamu nikah sama aku, seandainya aku nggak egois, kamu pasti masih ada disini nggak sih Lan.

Lan...

Aku masih di sini kok, aku masih cari kamu, aku nggak bakal pergi dari sini sebelum ketemu sama kamu.

Maafin suami mu ini yang masih kekanak kanakan, maafin suamimu yang bikin kamu kesel terus, maafin suamimu yang nggak bisa buat kamu bahagia sama pernikahan kita.

Lan..

Maaf

Tuhan pasti marah sama aku, makanya dia kasih hukuman buat aku, Lan gimana ya caranya agar Tuhan maafin aku.

Ya Tuhan ampuni dosaku, jika kau ingin menghukumku hukum saja aku, dan jangan sakiti Istriku, dia tidak salah, aku yang salah, aku yang egois, aku yang hanya mau Mulan menjadi milikku seorang.

Tapi apa itu dosa? Apa aku berdosa jika mencintai Mulan?

Atau aku berdosa karena membuat sengsara Mulan dengan mengikatnya dengan pernikahan yang tidak pernah dia inginkan?

Apa aku berdosa karena telah memisahkan Mulan dengan orang yang ia cintai

Atau apa aku berdosa karena aku Yedam.

Lan

I dont know how you hate me so much, but please come back

Aku janji Lan, kalau kamu kembali, aku akan lepasin kamu.

Author Pov

Mulan memegang alat dapur dengan tangan bergetar, di tahannya suara tangisan yang terasa sesak di dada.

Sesosok laki-laki datang dengan menggendong anak kecil yang tersenyum manis ke arah Mulan, dihapuslah air mata yang sudah berada di sudut matanya.

"Putri Daddy duduk dulu ya disini" ucap laki-laki itu.

"Dad kenapa Mommy menangis?"

Laki-laki itu menghampiri Mulan, sementara Mulan bergerak mundur kebelakang karena takut.

"Kamu nangis lagi?" Laki laki itu mengambil gelas berisi susu yang sudah Mulan siapkan untuk anak kecil tadi.

"Sudah aku bilang, jangan menangis di depan anakku"

Mulan sangat takut, bahkan dia menggigit tangannya sendiri supaya bisa menahan tangisannya itu.

"Stop, jangan ngelukain dirimu sendiri, atau Queenkha akan bertanya-tanya dari mana asal luka itu"

"kenapa lo lakuin ini ke gue?" Ucap Mulan terbata-bata.

"Suapi Queenkha, dia nggak mau makan kalau bukan kamu yang nyuapin dia"

Laki-laki itu lalu pergi dari area ruang makan, dia lebih memilih menunggu di luar.

Setelah selesai menyuapi gadis kecil itu, Mulan menidurkannya di kamarnya.

Saat ia berusaha keluar dari kamar gadis mungil itu, dirinya sudah di hadang oleh orang yang 1 bulan ini mengurungnya.

Lelaki itu menarik paksa lengan Mulan dan membawanya ke kamar, tak lupa dikunci lah pintu kamar itu supaya Mulan tidak kabur.

"Kenapa lo lakuin ini ke gue Doy?"

Doyoung hanya mengalihkan pandangannya ke segala arah.

"JAWAB??"

☆ 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐤𝐚𝐡 || 𝐁𝐚𝐧𝐠 𝐘𝐞𝐝𝐚𝐦 ☆Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang