14. Meet Jesslyn

7K 391 37
                                    

JANGAN LUPA DI VOTE & KOMEN YA SAYANG

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

JANGAN LUPA DI VOTE & KOMEN
YA SAYANG

🎵 Alok & Alan walker - headlights

ꕤꕤ

Waktu masih menunjukkan pukul sembilan pagi. Akan tetapi, Jeon sudah berada di depan rumah orang tua Jesslyn. Dia sempat ragu untuk berkunjung ke rumah orang tua Jesslyn setelah cukup lama tidak datang lagi ke rumah tuan Kim perasaan ragu mulai muncul di benaknya.

Jeon berpikir sejenak, apa yang akan dia lakukan setelah berada di depan Jesslyn. Jeon harus menyiapkan banyak sekali kata-kata untuknya bisa lebih dekat dengan Jesslyn. Tapi apa mungkin Jeon akan merangkulnya, menciumnya atau berterima kasih segala pemikiran dan ide-idenya tengah berputar di otaknya.

"Aishhh." Jeon mengacak-ngacak rambutnya sendiri.

"Masa bodoh, aku harus segera menemuinya!"

Kini Jeon sudah tepat berada di depan pintu, dengan langkah ragu-ragu Jeon memencet tombol bel. Suara bel itu menggema di dalam rumah yang menandakan ada seorang tamu yang ingin berkunjung.

Keheningan rumah di pecahkan oleh suara bel yang menggema, membuat sang penghuni rumah harus datang untuk membukakan pintu.

"Biar saya saja non." Bibi menaruh gelas yang ada di tangan.

"Kembalilah bi, biar saya saja, lanjutkan pekerjaan bibi," pinta Jesslyn meminta bibi untuk kembali. Biar dia saja yang membukakan pintu itu, hanya membukakan pintu apa susahnya.

Jesslyn beranjak dari meja makan perlahan sambil memengangi perutnya yang sudah membuncit itu. Kemudian bergegas membuka pintu rumahnya.

Jesslyn mendapati punggung lebar seorang pria yang bertubuh tinggi semampai dan juga kekar tengah membelakanginya saat ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jesslyn mendapati punggung lebar seorang pria yang bertubuh tinggi semampai dan juga kekar tengah membelakanginya saat ini. Perlahan pria itu memutar tubuhnya setelah mendengar pintu di buka.

"Jesslyn!" panggil Jeon.

Suara yang sangat familiar itu tengah menyapa Jesslyn. Sontok membuat Jesslyn langsung tertuju pada wajah pria yang ada di hadapannya.

SINGLE MOOM'S?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang