keduanya sudah sampai diparkiran tempat makam itu,salsa dan juga rizwan sudah melepas helmnya masing-masing.
"hey"panggil rizwan saat salsa akan langsung berlari ke arah makam bila,rizwan menggenggam tangan itu. "jangan sakittin diri sendiri"ucappan rizwan dapat anggukan dari salsa yang masih setia mengalirkan air matanya.
mereka berdua berjalan ke rumah baru milik bila,sampai sudah keduanya di gundukkan tanah yang baru saja ditutup,air mata salsa benar-benar tidak bisa dibendung,kakinya melangkah ke gudukan tanah itu,langsung jatuh ke tanah dan memegang nisan baru itu,tersenyum getir,dadanya sesak,napasnya memburu,hatinya sakit,air matanya tidak dapat dijeda.sudah tidak ada harapan lagi untuk sahabatnya kembali bangun,sudah tidak punya lagi salsa sahabat seperti bila,lalu kemana lagi jika dia disakiti oleh manusia yang ada di bumi ini.
"kita belum wisuda bil"kepalanya menggelang,sorot matanya sudah kecewa memandang gundukkan tanah itu. "harusnya gue yang ada didalem gundukkan tanah ini bil"suara yang begitu getir,suara yang sudah menunjukkan rasa kecewanya,pundaknya bergetar,rizwan langsung memegang pundak itu,salsa menoleh.
rizwan menganggukkan kepalanya dan tersenyum. "tumpahhin semua tapi jangan sakittin diri sendiri ya"hanya dijawab senyum getir dari salsa.
salsa kembali ke makam sahabatnya. "gue kecewa bil sama lo,gue muak sama omongan ataupun janji semua manusia.lo nyerah tanpa ngajak gue,lo pulang tanpa ngajak gue,lo dilangit udah liat abang kan?. mana janji lo yang katanya gaakan ninggalin gue kaya mereka....."menjeda ucapnnya sambil mendekat ke nisan itu dan menciumnya,manaruh kepalanya dinisan itu sambil menghadap kearahnya.
"ini caranya lo liat abang?. HAHA"bukan tertawa senang bukan tertawa menutupi sedih,namun tertawa kecewa kepada sahabatnya yang sudah meninggalkan dirinya. "lo.....munafik"suara yang sudah tidak memiliki harapan apapun.
"lo lupain impian kita,yang kita bangun dari dulu bil,lo lupain janji yang lo kasi ke gue bil,lo lupain omongan lo yang lo ucappin ke gue bil. lo pengecut,ga seharusnya lo buat semua itu sama gue,ga seharusnya lo bilang kalo gaakan ninggalin gue kaya abang-abang gue,tapi lo sendiri yang ninggalin gue,gue bener-bener gaakan percaya untuk berharap sama manusia bil,terlalu menyakitkan untuk dipercaya...."mengelus nisan itu dan menciumnya,baju yang ia kenakan sudah kotor kerena tanah yang baru saja menutup sahabatnya.
"kenapa tuhan ngga ngajak gue buat ikut lo,buat apa gue disini kalo gue udah gaada impian bil?. buat apa gue hidup didunia,sementara mimpi gue hidup diakhirat sama kalian berlima,dunia terlalu banyak ngaturr ya bil.tuhan tau gue kuat tapi....gue cape bil"menjatuhkan kepalanya digundukkan tanah yang masih basah,rizwan akan mengangkat tubuh itu namun diberi gelengan oleh salsa,menghela napasnya dan kembali menyimak wanita yang sudah nyerah dengan kejamnya dunia.
"ayoo bangun,ayo sembuhhin kembali penyakit lo,ayo cerita ke gue,biar gue bantu bil"suara yang sudah putus dengan rasa berharapnya.
"lo belum liat gue gila bil,belum liat gue dipukullin sama iblis yang dulu gue anggap malaikat"ucappan salsa membuat rizwan kaget,jadi selama ini tubuh salsa benar-benar dipukuli oleh kedua orang tuanya.
"bunda duwita,yang lo anggap bak malaikat,lo salah besar dia iblis yang berpura-pura menjadi malaikat didepan dunia...."senyum getirnya terlihat,tangannya mengelus nisan yang ada didepannya.
"om dermawan,yang lo kira lelaki yang begitu halus,lembut,dan penuh kasih sayang ke gue,semua itu bullshit bil,dia dulu cinta pertama gue tapi semenjak semua abang gaada dia jadi luka terhebat buat gue,pasti lo gaakan nyangka kan.....gaakan lah kan dermawan keliattan baiknya didepan semua orang,kalo sama gue mah langsung jadi bajingan yang hidup sambil menginjak bumi,wkwk"memajukan kepalanya dan mencium nisan itu dengan cukup lama. "bilang sama tuhan yaa....gue cape,ambil nyawa gue ya,gue udah gaada harapan lagi kecuali kalian berlima"akhir kalimat dengan suara yang begitu menyerah dengan semuanya,membangunkan kepalanya yang sudah kotor kerena tanah yang masih basah,lalu tersenyum getir kearah makam itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
about life salsa
Acakgadis yang merasa bahwa dirinya tidak pernah diinginkan oleh dunia. BACA KALO MAU TAU.
