part 19

1K 58 0
                                        


Yoongi meraih tisu sesaat dan mengusap wajah nya yang semula di penuhi keringat ,pemuda tampan itu mulai membenarkan keadaan sofa yang sempat berantakan ,ia segera mengambil tempat di sofa lain karena tidak ingin ibu nya nanti curiga

"Eomma"

Wanita paruh baya dengan balutan dress selutut itu sedikit mengerutkan keningnya saat melihat seorang gadis yang sedang duduk di sofa dengan kepala yang menunduk ,wanita paruh baya itu mendudukan dirinya di sofa bersama dengan suami nya

"Dia siapa yoongi ,kenapa dia ada di sini "

Ibu dari pemuda itu menatap penuh dengan intimidasi terlebih saat melihat ruam merah di leher gadis itu

"D-dia "

Yoongi terasa gugup ,ia menelan ludah nya susah payah ,tangan nya terkepal sangat erat saat ini

"Penampilan nya terlihat sedikit berantakan ,apakah terjadi sesuatu dengan kalian ,siapa dia min yoongi jawab eomma "

Yoongi kembali membeku ,nafas nya terasa sangat berat dengan Detak jantung yang berpacu hebat

"Dia rekan kerja nya yn eomma "

Yoongi menjawab dengan lirih namun wanita paruh baya itu tidak mudah percaya begitu saja terlebih rambut dari gadis itu terlihat berantakan

"Pelayan"

Seorang wanita berusia 35 tahun datang dengan tergesa sembari membawa beberapa cangkir teh dan camilan kemudian menaruh nya di atas meja

"Saya nyonya "

"di mana putri ku ,panggilkan dia sekarang "

Pelayan wanita itu menunduk hormat dan segera berlalu pergi dari sana menuju kamar yn ,tak berselang lama sosok gadis cantik berbalut dress oren berjalan pelan menuju ke arah ruang keluarga. Gadis cantik itu tersenyum hangat saat melihat dua orang mertua nya yang sedang berada di ruang keluarga ,ia segera beranjak mendekat dan menyalami kedua nya. Tak lupa wanita paruh baya itu memberikan ciuman di seluruh wajah menantu nya

"Eomma ,apakah sudah dari tadi di sini "

Yoongi memberi kode pada yn agar duduk di samping nya ,sedangkan gadis itu hanya menurut saja

"Belum sayang ,oh ya ,kamu kenal dengan gadis ini ,siapa dia "

Yn tertegun sesaat ,ia menatap sekilas ke arah sonya yang duduk dengan kepala tertunduk

"Dia ,dia sonya eomma ,teman satu kantor yn ,tadi dia karena ada hal yabg ingin di bicarakan dengan yn "

Wanita paruh baya itu menatap penuh selidik terlebih ketika menantu nya itu terlihat sedikit gugup

"Kamu tidak berbohong sayang ,lalu kenapa penampilan nya berantakan "

Yn menggigit bibir bawah nya sesaat ,ia remat kuat ujung dress nya sembari memikirkan kata yabg pas untuk di lontarkan

"Tidak eomma ,tadi sonya bertengkar dengan kekasih nya dan dia datang kemari ,tadi sonya bilang kekasih nya sedikit melakukan tindak kekerasan "

Wanita paruh baya itu mengehela nafas lega ,ia mulai mengukir senyum nya saat melihat yoongi mulai merangkul pinggang ramping yn

"Syukurlah ,eomma tadi takut kalau suami mu ini melakukan hal-hal yang tidak pada gadis ini. Nak kalau kekasih mu itu melakukan tindak kekerasan lebih baik di tinggalkan saja "

Sonya mulai mengangkat wajah nya ,ia tatap bergantian ke arah yn dan wanita paruh naya itu

"Baik bibi ,terimakasih "

Yn tersenyum kecil , ia tatap sekilas sosok sonya yang kembali menunduk

"Bersihkan dirimu dulu ,ada satu kamar kosong di sini ,nanti kamu bisa pinjam pakaian ku dulu. "

Gadis itu mengangguk patuh ,ia segera berlalu setelah membungkukan tubuh nya dengan hormat. Begitu kepergian sonya ,enam orang pemuda mulai berdatangan dan mengisi sofa di ruang keluarga

"Oh iya ,emm eomma tumben datang sore-sore begini ,apakah ada hal yang ingin di sampaikan "

Wanita paruh baya itu mengangguk dan tersenyum hangat ,ia kembali menatap menantu nya yang terlihat semakin cantik

"Minggu depan ,bibi lee akan menikahkan anak nya dan mereka mengundang kita ,eomma ingin menyampaikan hal ini sayang "

Yn mengangguk paham ,ia kembali merasakan usapan lembut di pinggang nya saat sosok yoongi sedikit menyandarkan kepalanya pada bahu nya

"Acara resepsi nya malam atau pagi eomma "Tanya yn pelaN

"Malam sayang ,siang upacara pemeberkatannnya sedangkan malam acara resepsi nya "

Yn manggut-manggut tanda mengerti ,setelah nya ia segera pamit untk menyiapkan makan malam ,ia segera berlalu pergi dari ruang keluarga ini meninggalkan suami nya dan juga mertua nya

.
.

Ruang makan terlihat hening ,hanya suara aduan sendok dan garpu saja yang terdengar. Yn terlihat fokus menikmati hidangan yang semula ia masak

"Nak ,eomma ingin tanya sesuatu boleh "

Wanita paruh baya itu mengusap lembut tangan putri nya ,ia mengulas senyum kecil saat menatap sang menantu

"Boleh eomma ,eomma ingin tanya apa " yn

"Emm apakah kamu sudah merasakan tanda kehamilan nak ,eomma lihat wajah mu sedikit pucat "

Uhukk

Yn tersedak mekanan nya sendiri ,ia segera mengambil air di dalam gelas nya dan meminumnya dengan perlahan

"Eomma nanti saja bahas nya "

Seok jin berujar memecah keheningan di antara mereka

MAMPUKAH AKU BERTAHANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang