"I....ini bukan warna mata ku"ucap bagus dengan gugup. Ia begitu terkejut melihat warna matanya berwarna merah.
Bagus mengedipkan mata beberapa kali dan hasilnya tetap sama.
"Hah.. pasrahkan saja lah"ucap bagus lalu berlalu dari depan cermin dan menuju ke bathtub untuk berendam.
Setelah berendam selama 10 menit ia pun segera mengakhiri berendamnya dan segera memakai pakaiannya. Setelah ia selesai berpakaian dan ia keluar dari kamar mandi.
Setelah keluar dari kamar mandi ia pun duduk di tepi ranjang. Ia akan berpikir bagaimana keluar dari ruang tahanan.
"Ini makanan mu"ucap seseorang orang memberi makanan setiap tahanan dan segera bagus mengambil dan memakannya dengan lahap.
Setelah bagus selesai makan dan saat akan mengembalikannya ia menemukan sebuah surat di piring itu. Bagus pun mengambil surat itu dan segera bagus membacanya. Setelah selesai membaca surat itu tiba-tiba surat itu terbakar.
Melihat surat itu terbakar dengan tiba-tiba membuat bagus terkejut dan hampir menjatuhkan piringnya.
"Apakah kau sudah selesai makan?"tanya pengantar makanan membuat bagus segera memberikan piring yang sudah kosong.
"Aku harap kau bisa keluar dari sini secepat mungkin"ucap pengantar makanan membuat bagus bingung.
"Kenapa aku harus keluar dari sini?"tanya bagus
"Karena disini bukanlah tempat yang menyenangkan melainkan tempat penyiksaan bagi para mutan"jawab pengantar makanan membuat bagus terkejut.
"Mutan yang dia katakan"ucap bagus di hati.
"Kau akan tersiksa oleh para ilmuwan gila itu jika kau tidak segera keluar dan kau akan mati secara perlahan sama seperti yang lainnya."lanjut pengantar makanan itu.
"Bagaimana cara aku keluar dari sini jika mereka memiliki senjata api?"tanya bagus.
"Bukankan kau memiliki kekuatan dari batu itu?"tanya pengantar makanan dengan bingung karena seharusnya setiap manusia yang menyentuh batu itu akan mendapatkan kekuatan.
"Kekuatan? Kekuatan apa yang aku miliki setelah batu itu bersinar dengan terang"jawab bagus dengan kesal membuat pengantar makanan itu terkekeh.
"Kau harus mencari kekuatan mu sendiri dan kau harus memilih dua pilihan sebelum bertindak untuk keluar dari sini"ucap pengantar makanan itu.
"Pilihan? pilihan apa yang kau maksud?"tanya bagus dengan menatap pengantar makanan itu dengan dingin.
"Kau harus memilih antara mati atau balas dendam. Itu adalah pilihan yang harus kau pilih"setelah berucap begitu pengantar makanan pun pergi dari hadapan bagus.
Bagus yang melihat pengantar makanan itu pergi merasa marah. Tanpa ia sadari benda-benda di sekitar melayang-layang.
Saat bagus berbalik badan ia pun terkejut karena benda-benda melayang-layang. Tiba-tiba benda-benda itu terjatuh.
"Berhenti"ucap bagus dengan sedikit berteriak seketika benda-benda itu berhenti saat hampir menyentuh lantai.
Segera bagus mengerakkan tangan dengan perlahan ke bawah. Setelah benda-benda itu menyentuh bagus merasa lega.
"Huh..hampir saja jika tidak mungkin besok aku tidak akan makan selama seminggu full". Segera bagus mengambil benda-benda itu dan mengembalikan ke tempat semula. Setelah selesai bagus akan mencoba untuk menggunakan kekuatannya kembali pada benda tertentu.
Bagus mengarahkan tangannya pada bantal di tempat tidur segera bantal itu melayang secara perlahan hal itu membuat bagus senang dengan kekuatannya.
Kekuatan bagus adalah telekinesis. Awalnya bagus tidak percaya jika dia mendapat kekuatan itu karena kekuatan telekinesis jarang di miliki oleh para mutan yang lain.
"Ternyata....."
KAMU SEDANG MEMBACA
Guardian or Ruler
Abenteuermenceritakan tentang seorang pemuda yang menjadi kelinci percobaan ilmuwan gila. pemuda itu bernama Bagus Wijaya putra. setelah ia menjadi kelinci percobaan ia mendapat kekuatan yang istimewa yang dapat membuat seluruh dunia dalam kekacauan abadi. N...
