Meskipun melihat ayahnya dalam kondisi mengkhawatirkan entah kenapa tak ada sedikitpun rasa kasihan dalam diri Yoshi, ia benar-benar dibutakan oleh dendam apalagi mengingat bagaimana cerita ibunya yang menyebutkan kalau dulu pernah dijadikan budak seks oleh suaminya sendiri.
"Apa kau tak merasa kasihan pada ayahmu sendiri?" Tanya Junkyu memecahkan keheningan.
Keduanya tengah berada di belakang mansion keluarga Kim, sama-sama terdiam dengan pemikirannya masing-masing.
"Untuk apa aku merasa kasihan pada seseorang yang telah melecehkan saudara dan ibuku?"
Junkyu mengetuk jemarinya pada meja kecil yang ada ditengah-tengah mereka, ia ingin bertanya apakah Yoshi sudah mengetahui kalau pemuda itu dan Jihoon bukanlah saudara kandung?
Tapi Junkyu sangatlah ragu, ia takut jika Yoshi belum mengetahuinya dan malah akan menjadi boomerang untuknya.
"Sejak kapan bajingan itu ada disini?"
Junkyu mengerjap pelan, pemuda Kim itu berdehem kembali menatap pada langit yang kini mulai dihiasi oleh warna jingga.
"Sejak dia melecehkan Jihoon, aku sudah menangkapnya dan memberikannya pelajaran"
"Kapan kau akan membunuhnya?"
"Membunuh ayahmu?"
Yoshi tak menyahut, pertanyaan itu terkesan sedikit mengejek.
"Sampai aku puas menyiksanya dan sampai aku menemukan jawaban yang ingin aku tanyakan pada bajingan itu"
"Jika kau ingin membunuhnya maka beritahu aku-"
"Jadi ayah ada disini?"
Seseorang tiba-tiba saja muncul membuat mereka terkejut, Jihoon berdiri diambang pintu sambil memegang boneka beruang pemberian ibunya, menatap keduanya dengan pandangan yang sulit diartikan.
Pemuda Park itu tampak mundur beberapa langkah ketika melihat dua dominan mendekat kearahnya, kepingan memori dimana saat Chanyeol melecehkannya kembali berputar, kaki Jihoon sungguh lemas nafasnya terdengar tak beraturan, boneka yang dipegangnya jatuh begitu saja.
"Ya Park Jihoon!"
Jihoon mengerang memegang kepalanya yang berdenyut nyeri, ada banyak sekali potongan puzzle di ingatannya memperlihatkan seorang anak laki-laki yang masih kecil tampak menangis sesegukan dikelilingi oleh banyak orang.
Dengan tubuh yang telanjang tanpa busana.
*******
"Jeo?"
"Jeongwoo?!"
"JEONGWOO?!"
Panik, hal pertama yang dirasakan oleh Haruto ketika bangun tidur namun Jeongwoo sama sekali tak menyahut, pemuda itu turun dari bangsal secara perlahan, infus pada tangannya dilepas secara paksa, tangan Haruto meraba sekitar mencari letak dimana pintu ruang inapnya.
"JEO?!"
"JEONGWOO KAMU DIMANA?!"
Tangisan tak bisa lagi ia bendung, Haruto kebingungan, ia ingin Jeongwoo namun dimana pemuda itu?
"Tuan muda!"
Dua bodyguard yang sedang berjaga menghampiri Haruto yang terjatuh akibat tersandung kakinya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only Mine [SELESAI]
Teen FictionJihoon seorang murid kelas 3 yang terjebak dengan pria berusia 28 tahun karena kecerobohan yang dilakukan olehnya, Kim Junkyu seseorang yang tak akan pernah melepaskan mangsanya. Kyuhoon. Junkyu: dom. Jihoon: sub ⚠️ Area terlarang 18+⚠️ 🚩
![Only Mine [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/352592665-64-k139633.jpg)