Akhir-akhir ini Jihoon memang tak suka berada dimansion Kim, ia lebih suka menghabiskan waktu diluar, entah kenapa setiap melihat wajah Junkyu akhir-akhir ini tekanan darahnya selalu naik.
Jika kemarin Jihoon menghabiskan waktu berdua bersama Rose, pagi ini Jihoon menyuruh Yoshi untuk menjemputnya ia ingin mengunjungi Jihyo.
"IBU!"
"JANGAN LARI-LARI JIHOON!"
Suara Yoshi dan Jihoon saling beradu, Yoshi mengikuti langkah Jihoon yang sedikit berlari menuju dapur untuk menghampiri Jihyo yang sedang memasak.
"Ibu masak apa?"
Jihyo menata sarapan untuk mereka berlima, mata Jihoon berbinar melihat masakan ibunya, Jihyo terkekeh kecil melihat wajah Jihoon yang terlihat antusias.
"Kau suka?" Tanya Jihyo duduk disebelah Jihoon, Hyunsuk yang memimpin sarapan pagi ini sedangkan Chenle dan Yoshi duduk berdampingan.
"Suka, Ji sangat suka!"
"Syukurlah, makan yang banyak agar tubuhmu sedikit berisi"
"Iya, berisi seperti Chenle" Ucap Hyunsuk melihat kearah adik bungsunya yang sudah seperti mengeluarkan tanduk.
"Jadi maksudnya Lele gendut gitu?!" Ucap remaja itu tak terima.
"Sudahlah bocah jangan banyak drama, lebih baik makan sarapanmu atau aku akan memberitahu ibu jika disekolah barumu ada murid-"
Omongan Yoshi terhenti ketika Chenle membekap mulut kakaknya, kaki si manis bahkan menginjak kaki Yoshi.
"Murid apa?" Tanya Jihoon terlihat penasaran, mulutnya terbuka menerima suapan satu sendok nasi dan lauk dari Jihyo.
"Murid tampan, dia kemarin terus berceloteh katanya ada murid tampan" timpal Hyunsuk membuat Jihoon semakin penasaran.
"Kak Hyunsuk!"
Jihyo terkekeh kecil mendengarnya "Namanya juga masa muda, jatuh cinta itu tak salah dek yang salah itu ketika kamu merusak kepercayaan ibu dan ayah, selagi masih wajar ibu tidak akan melarang"
Yoshi mengangguk setuju "Ibu memang tidak akan melarang-"
Pemuda itu mencondongkan tubuhnya kearah Chenle "-tapi kau tau kan jika ayah sangat keras, nanti jika kalian berbuat macam-macam maka ayah akan memotong kepala kekasihmu!"
Mendengar hal itu wajah Chenle berubah jadi pucat, namun wajah pucat adiknya membuat kedua saudara Kang tertawa puas apalagi Hyunsuk sampai tersedak.
"Apa benar Bu?"
Bukan Chenle yang bertanya melainkan Jihoon dengan wajah polosnya.
"Omongan mereka tidak bisa didengar, kamu jangan percaya-"
"Siapa?"
Obrolan mereka mendadak terhenti ketika mendengar suara bel yang ditekan, Jihoon berlari kearah ruang tengah untuk menuju pintu utama dan membukakan pintu.
"Siapa- Bunda?!"
Jihoon celingukan melihat kearah luar dimana mobil Rose sudah terparkir dihalaman rumah, ada Johnny juga disana.
"Siapa Ji?" Teriak ibu dari arah belakang.
"Masuk Bun!" Jihoon membukakan pintu, pemuda itu menyuruh Rose untuk masuk.
"Anda mencari siapa?" Tanya Jihyo dengan penuh kesopanan, ia melihat aura yang dipancarkan oleh Rose bukan dari orang sembarangan, dari tas dan sepatu serta pakaian yang dipakai oleh wanita itu bahkan bisa membeli satu rumah besar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only Mine [SELESAI]
Teen FictionJihoon seorang murid kelas 3 yang terjebak dengan pria berusia 28 tahun karena kecerobohan yang dilakukan olehnya, Kim Junkyu seseorang yang tak akan pernah melepaskan mangsanya. Kyuhoon. Junkyu: dom. Jihoon: sub ⚠️ Area terlarang 18+⚠️ 🚩
![Only Mine [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/352592665-64-k139633.jpg)