⚠️mengandung unsur dewasa dan bahasa kasar
Sequel of Leon King 18+
Sebuah keadaan yang membuat Zoey Rebecca terjebak di masalalunya dan mengalami mental disorder. Dimana ia merasakan kecemasan ketika berada di dekat orang-orang yang sebelumnya perna...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rebecca baru saja selesai dari rutinitas kerjanya dan merasakan kelegaan yang selalu datang setelah hari panjang. Ia melangkah keluar dari gedung kantor, menatap langit yang mulai gelap dengan harapan cepat bisa pulang ke rumah. Namun, langkahnya terhenti ketika ia melihat Jovan berdiri di dekat pintu keluar, tampak jelas bahwa pria itu sengaja menunggu Rebecca.
Jovan, yang tampaknya memutuskan untuk memperbaiki keadaan, menghampiri Rebecca dengan langkah hati-hati. "Rebecca, tunggu!" katanya dengan nada yang penuh penyesalan.
Rebecca menatapnya sejenak, melihat luka Jovan yang ternyata sudah membaik, kemudian mengalihkan pandangannya dan mencoba untuk melanjutkan langkahnya. "Gue ngga ada waktu." jawabnya dingin, berusaha untuk tidak menghiraukan Jovan.
Namun, Jovan tampaknya tidak menyerah. Dia terus mengikuti Rebecca, berusaha meraih lengannya. "Rebecca gue minta maaf, harusnya gue ngga ngelakuin itu kemaren."
Rebecca merasa kemarahannya memuncak. "Gausah ganggu gue bisa ngga sih?!" serunya, berusaha melepaskan diri dari Jovan. Ia menambah kecepatannya, berharap bisa menjauh dari pria itu.
Kendati begitu, Jovan tetap mengejar dengan penuh tekad. Akibatnya, suasana di jalan menjadi semakin tegang dan menarik perhatian orang-orang di sekitar. Rebecca, frustrasi dan marah, akhirnya memutuskan untuk naik taksi yang kebetulan melintas. Dengan terburu-buru, ia masuk ke dalam taksi dan segera menutup pintu di belakangnya.
Jovan berdiri di tepi jalan, tampak putus asa saat taksi yang membawa Rebecca pergi semakin menjauh. Rasa frustasinya menjadi tampak jelas di wajahnya.
Tak jauh dari situ, Bara mengamati kejadian itu dari dalam mobilnya. Rasa kesal dan emosi memenuhi dirinya saat ia melihat bagaimana Jovan tampaknya mengejar Rebecca. Bara tidak mengenal Jovan dan merasa sangat terganggu dengan situasi yang baru saja ia saksikan.
Dengan cepat, Bara meraih teleponnya dan mulai menelpon seseorang yang bisa membantunya mencari informasi lebih lanjut tentang Jovan. "Dimana lo,? Gue share lokasi." ujar Bara dengan nada tegas.
Bara nampak mengikuti Jovan yang masuk kedalam mobil dan meninggalkan tempat itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.