Disclaimer : Mashashi Kishimoto
Pair : sasunaru
Rated : T/15+
Happy reading....
..
XxxxxxxxX
..Naruto terbangun begitu saja saat mendengar suara bel tanda pulang sekolah telah usai. Sesekali ia mengerjapkan kelopak matanya sebelum safirnya kini terlihat jelas. Ia menolehkan kepala ke sembarang tempat, lantas mengernyit kala menyadari keadaan kelas sudah kosong. Yang tertangkap di retina matanya hanyalah sosok Sakura, Hinata dan Ino yang sedang berberes-beres diselingi obrolan terdengar asyik.
Setelah nyawa telah kembali ke raga sepenuhnya, Naruto segera membereskan semua yang ada di atas mejanya dan memasukkannya ke dalam tas.Ya ampun, tidak Naruto sangka pelajaran sejarah akan sangat membosankan seperti ini.
Ketika Naruto hendak beranjak dari kursinya, langkah Naruto terpaksa terhenti kala menemukan Sakura, Hinata dan Ino sudah berada di depannya, bahkan mengepungnya.
Tunggu, bukannya tadi mereka masih betah di bangku mereka dan bercengkrama?
Naruto hanya menatap mereka dengan tatapan bingung."Naruto, ada yang ingin aku tanyakan padamu."
Ya, Sakura kini berkata padanya.
Naruto yang masih kebingungan kini malah mengernyitkan kening saking bingungnnya.
Tumben Sakura mengajaknya berbicara, padahal dulu saja saat ia berusaha mendekati gadis itu dengan suka, si gadis alias Sakura tampak ogah-ogahan menanggapinya. Apa kepalanya terbentur?
Untuk menjawab rasa penasarannya, Naruto pun membalas,"Apa yang ingin kau tanyakan, Sakura- chan ?"
"Kenapa Sasuke- kun tidak suka Cokelat?"
Naruto terbengong seketika.
Sasuke? Kenapa Sakura menanyakan perihal Sasuke kepadanya? Memangnya ia siapanya Sasuke?"Kenapa tidak kau tanyakan langsung pada Sasuke saja?" Naruto bertanya balik.
"Karena kau dekat dengan Sasuke. Jadi aku yakin kau pasti tahu alasannya," balas Sakura yakin.
Hah? Naruto? Sasuke? Dekat? Dari Hongkong?Urgh… baiklah, mereka memang dekat. Tapi bukan dekat dalam hal yang baik, melainkan hal yang kurang dipahami untuk disimpulkan menjadi "dekat". Awal mula "kedekatan" mereka memang berasal dari nasib yang mempertemukan mereka di salah satu kamar asrama. Dengan kata lain, selama tiga tahun menempuh pembelajaran di Akademi Konoha ini, mereka akan terus berdampingan dalam hal pembagian tempat tidur.
Entah mengapa, dari awal pertemuan mereka, baik Naruto maupun Sasuke saling mengeluarkan aura tidak mengenakkan. Dari pihak Naruto sendiri, ia tidak suka dengan sikap Sasuke yang kurang ramah dan terkesan angkuh, sedangkan dari pihak Sasuke, ia menganggap Naruto itu makhluk berisik dan pengganggu suasana.Oleh karena itulah, mereka sering bertengkar. Tanpa sebabpun mereka juga sempat-sempatnya melemparkan ejekkan atau sindiran satu sama lain, bahkan sampai diakhiri baku hantam pun pernah terjadi pula.
Namun entah mengapa, seiring berjalannya waktu, Naruto akui memang kepribadian Sasuke tidak seburuk yang Naruto kira di awal. Buktinya, saat Naruto merasa kehilangan lantaran kucing kesayangannya mati, Sasuke mau menghiburnya dengan cara apapun meski tidak terlalu berhasil. Setidaknya, Uchiha satu itu sudah punya niat baik.
Tapi tetap saja, sisi menyebalkan Sasuke selalu ada. Tak pernah lelah mereka saling beradu entah apapun itu, dimanapun dan kapanpun.
Naruto benar-benar tak habis dari sisi mana mereka dikatakan dekat. Bahkan hubungan mereka layaknya katak dengan ular."Apakah kau sebegitu ingin tahu mengapa aku tidak suka Cokelat, Haruno?"
Baik Sakura maupun tiga manusia lain termasuk Naruto langsung memusatkan perhatian mereka ke asal suara. Di sana, tepatnya di pintu kelas, terdapat sosok Sasuke yang sedang berdiri sembari menyilangkan kedua tangan di depan dada.
Lantas Sakura langsung terdiam sambil menundukkan kepala; berusaha menyembunyikan wajah bersemunya lantaran merasa malu akan keingintahuannya yang diketahui tanpa sengaja oleh Sasuke.
Naruto hanya mendengus. Ia kira Sasuke sudah kembali ke asrama tanpa menunggu bel pulang sekolah berbunyi. Tapi dalam kenyataannya Sasuke malah kembali ke kelas setelahnya. Ah, mungkin hendak mengambil tasnya. Kebetulan sekali Naruto menemukan fakta itu saat membuang muka untuk menghindari kehadiran Sasuke, karena memang benar-benar tas Sasuke masih tergeletak di atas bangkunya.Tak ingin membuang waktu, lantas Sasuke mengayunkan kedua kakinya menuju bangkunya, tampak tidak terlalu mempedulikan reaksi yang timbul dari orang-orang di sekitarnya. Usai mengambil tasnya, Sasuke segera melangkahkan kaki kembali hendak keluar dari kelas tersebut.
Akan tetapi, sebelum sosoknya tertelan di balik daun pintu, Sasuke sempat menghentikan langkahnya.
Dalam posisi membelakangi, Sasuke berucap,"Jika Haruno sebegitu ingin tahu kenapa aku tidak suka Cokelat, tidak perlu bertanya pada si Dobe , aku akan memberitahu alasannya sekarang juga jika kau masih berminat."
Langsung saja Sakura mendongakkan kepalanya. Dengan semangat tinggi Sakura kembali mendengdangkan pertanyaannya yang sama seperti tadi, meski dengan obyek yang berbeda.
"Kenapa Sasuke- kun tidak suka Cokelat?"
Hening untuk jeda sejenak. Naruto yang sebenarnya juga penasaran pun mau tak mau harus rela menunggu sampai Sasuke menjawabnya. Ah, bahkan Naruto tidak sadar dirinya juga memperhatikan Sasuke sampai sebegitunya.
"Aku tidak suka Cokelat karena…,"
Sasuke lagi-lagi memberi jeda. Sungguh berhasil membuat empat murid tingkat dua di Akademi Konoha yang setara dengan SMA itu saling berlomba mengernyitkan kening saking penasarannya.
Ah sebenarnya apa sih maunya ayam jejadian satu ini?
Sasuke tiba-tiba agak terkekeh sebelum berkata,"…karena Cokelat tidak akan semanis Naruto ketika di ranjang."
Lantas Sasuke langsung mengambil langkah seribu sebelum tas Naruto melayang ke arahnya. Benar saja, satu detik setelah Sasuke menghilang dari sana, tas Naruto benar-benar menabrak daun pintu kelas mereka.
"KUSO TEME!"
Naruto pun mengumpat dengan kekuatan penuh sebelum berlari menyusul Sasuke untuk memberi sang Uchiha pelajaran.
Tiga gadis yang tersisa?
Secara otomatis tubuh mereka membeku dan speechless. Mungkin mereka sangat syok saking tidak menyangka Sasuke akan memberikan jawaban seperti itu.
Ah, apa ini cara Sasuke memulai pertengkaran baru? Atau cara menghibur Sasuke yang dimaksudkan Naruto tadi?
Entahlah, hanya mereka berdua yang tahu rahasia kecil di antara mereka.
..
.
.
.
......
~END~
Ok, ini pendek, yah.... Ga papa lah yah, anggap aja sebagai pemanis hehe.....Meskipun aku juga ga ngerti ini cerita apaan, tpi yaudahlah
Jangan lupa tekan⭐ dan💬
(つㅅ・')・ᵇʸᵉ

KAMU SEDANG MEMBACA
sasunaru ( one-shot)
Randomjadi ini cerita one-shot sasunaru rated: T dan M Jdi yg masih dibawah umur, disarankan tidak usah membaca, soalnya ada cerita yg mengandung 18+ yg suka silahkan klik dan baca, yg ga suka silahkan pergi, karna ini mengandung bxb pair: sasunaru bxb