Disclaimer: Naruto©Masashi Kishimoto
Pairig:SasuNaru
Rate: T/15+
....,..
Summary: "Sasuke, kenapa kau selalu menolak para gadis yang menyukaimu, sih?" Tanya Naruto.
"Karena, aku sudah menyukai seseorang, Dobe!".Siapakah yang disukai Sasuke sebenarnya?
Dan kenapa Naruto begitu penasaran?
.......
Ok happy reading......
........XxxxxxxxX
Matahari sudah beranjak dari ufuk timur, sedangkan burung-burung sibuk terbang kesana dan kemari menyanyikan lagu musim semi di langit kota Tokyo yang indah dan tenang. Jalanan di kota itu masih Nampak sepi dan sedikit mobil yang berlalu-lalang, maklum saja, saat ini masih pukul setengah tujuh pagi, waktu yang awal bagi penduduk jepang untuk memulai kegiatan sehari-hari.
Tapi tidak begitu bagi pemuda bermata onyx dan berambut raven satu ini. Pemuda ini sedang berjalan dengan santainya di jalanan kota yang masih sepi, tubuhnya juga sudah bersih dan berbalut seragam sekolah yang rapi. Pemuda bermata onyx itu menghentikan langkahnya di sebuah rumah berarsitektur minimalis dengan cat berwarna orange cerah dan papan nama bertuliskan 'Namikaze' di gerbangnya.
Ting Tong! Ting Tong!
Pamuda itu menekan bel rumah itu dua kali, membuat seorang wanita berambut merah panjang membuka pagar dengan sedikit tergesa-gesa.
"Ohayou, Sasuke-kun… pagi sekali kau datang." Ucap wanita ini dengan senyum ramah mengembang di wajahnya.
"Ohayou, bibi Kushina." Balas Sasuke.
"Masuklah! Kau menunggu 'dia' kan? Anak itu masih tidur." Sasuke menghela nafas mendengar penuturan wanita berambut merah ini. Bagaimana tidak? Jika sudah repot-repot Sasuke bangun pagi-pagi, tapi yang minta dijemput ke sekolah kini malah masih tidur!
Kushina yang mengerti raut wajah sebal Sasuke hanya tertawa kecil dan mempersilahkan pemuda ini untuk masuk ke dalam rumahnya.
Walaupun rumah keluarga bermarga Namikaze itu sederhana, tetapi kerapian dan kebersihannya sungguh terjaga, hingga menciptakan suasana nyaman bagi penghuninya.
"Kau sarapan saja bersama kami, Sasuke. Bibi akan membangunkan anak malas itu!" ujar Kushina.
"Arigatou, bibi. Tapi, biar aku saja yang membangunkannya." Balas Sasuke dan sepertinya Kushina setuju-setuju saja, karena dia tidak mencegah pemuda raven itu pergi ke kamar anaknya yang ada di lantai dua.
Sasuke berjalan menaiki tangga dan menuju kamar yang pintunya terbuka separuh. Pemuda bermata onyx itu memasuki kamar dengan nuansa kuning cerah, kamar itu begitu berantakan. Di lantainya tergeletak PS3 yang tidak dibereskan setelah bermain, di meja banyak bungkus snack yang sudah kosong, sedangkan banyak baju bergeletakan di kasur tempat seorang pemuda berambut pirang dan berkulit tan tertidur.
Sasuke berjalan dengan hati-hati agar tidak menginjak berbagai barang yang bergeletakan di lantai. Setelah perjuangan yang cukup berat bagai tentara yang menghindari ranjau, akhirnya Sasuke dapat mencapai kasur tempat pemuda itu tertidur. Sasuke mengulurkan tangannya dan menggoyang kan tubuh orang yang masih tertidur itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
sasunaru ( one-shot)
Randomjadi ini cerita one-shot sasunaru rated: T dan M Jdi yg masih dibawah umur, disarankan tidak usah membaca, soalnya ada cerita yg mengandung 18+ yg suka silahkan klik dan baca, yg ga suka silahkan pergi, karna ini mengandung bxb pair: sasunaru bxb